Unduh Aplikasi

Tak Pakai Masker, Seribuan Warga Terjaring Razia di Lhokseumawe

Tak Pakai Masker, Seribuan Warga Terjaring Razia di Lhokseumawe
Warga Lhokseumawe tidak menggunakan masker terjaring razia. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar razia masyarakat yang tidak menggunakan masker di Jalan Merdeka Barat, Kota Lhokseumawe, Rabu (22/4). Dalam kegiatan tersebut, seribuan warga yang tidak mengenakan penutup mulut dan hidung itu terjaring oleh petugas.

Pantauan AJNN, satu per satu masyarakat yang memasuki Kota Lhokseumawe dan tidak mengenakan masker dihentikan petugas. Setelah dicatat namanya dan di foto kartu indentitas penduduk (KTP).

Kemudian, petugas memberikan masker yang disediakan sekitar seribuan kepada warga yang terjaring dan dibiarkan beraktifitas kembali.

“Hari ini kami melaksanakan razia masker sehubungan dengan ada instruksi Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, kalau sejak kemarin (21/4) warga Lhokseumawe wajib mengenakan masker,” katanya kepada sejumlah wak media, Rabu (22/4).

Dikatakan T Adnan, untuk hari ini, mereka hanya melakukan razia dan sosialisasi saja, setelah terjaring warga diberikan masker oleh petugas untuk dikenakan. Baik itu pengendara roda dua dan juga roda empat yang melintas di Kota Lhokseumawe.

“Kiami harapkan kepada masyarakat jangan menganggap remeh lagi, dan harus serius guna memutuskan rantai Coronavirus Disease (Covid-19) di Kota Lhokseumawe,” ujarnya.

Sambung T Adnan, 50 persen warga yang melintas ke Kota Lhokseumawe terjaring karena tidak mengenakan masker, untuk peringatan pertama pihaknya hanya meminta warga membuat surat pernyataan saja, dan diambil indentitasnya.

“Apabila ketahuan lagi ataupun kedapatan orang yang sama, maka akan kami berikan sanksi. Karena tidak patuh dan menghambat usaha Pemerintah dalam pencegahan Covid-19, maka akan dipidana,” imbuhnya.

Komentar

Loading...