Unduh Aplikasi

Tak Layak Huni Rumah Layak Huni

Tak Layak Huni Rumah Layak Huni
Ilustrasi: aliexpress

12 unit rumah layak huni tak jadi dibangun. Rumah bantuan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh tahun anggaran 2019 di Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, itu tak kunjung berdiri karena kontraktor tak melajutkan pembangunannya.

Padahal, hanya tersisa beberapa hari untuk menuntaskan pembangunan rumah tersebut. Namun dengan posisi terbengkalai tanpa kejelasan, besar kemungkinan rumah ini tak akan selesai dikerjakan tahun ini.

Hal ini jelas meninggalkan banyak kekecewaan. Terutama bagi penerima bantuan. Rumah layak yang mereka idam-idamkan tak kunjung diterima. Apalagi, sebagian dari mereka telah membongkar rumah lama untuk dibangun rumah baru.

Harusnya urusan seperti ini tak boleh terjadi. Dengan proses lelang yang “katanya” bersih, dan banyaknya pengawasan, membangun rumah untuk masyarakat miskin ini harusnya menjadi prioritas.

Pemerintah harusnya memastikan pelaksanaan proyek ini tidak jadi bancakan. Terutama dalam menunjuk pelaksana proyek. Karena di tangan kontraktor terpercaya, pemerintah dapat mewujudkan cita-citanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program-program seperti ini, yang ditujukan untuk membantu secara langsung masyarakat miskin, harusnya diawasi secara ketat. Mulai dari pemilihan bahan hingga sentuhan akhir pengerjaan. Karena sering kali, proyek-proyek seperti ini malah dijadikan mainan. Terutama dengan mengurangi kualitas material.

Pemerintah, baik di tingkat provinsi ataupun di tingkat kabupaten-kota, harusnya melakukan audit untuk memastikan rumah-rumah yang direncanakan dibangun kembali benar-benar ada. Mereka yang membangun rumah tidak sempurna, baik oleh kontraktor atau swakelola, harus bertanggung jawab. Karena saat ini, jangankan rumah, desa pun bisa dibuat fiktif.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...