Unduh Aplikasi

Tak Gubris Surat Plt Gubernur, Proyek DOKA di Aceh Tamiang Mulai Dikerjakan

Tak Gubris Surat Plt Gubernur, Proyek DOKA di Aceh Tamiang Mulai Dikerjakan
Jalan penghubung Kampung Paya Awe-Paya Kulbi nampak sudah di grubbing oleh pihak rekanan. Foto : For AJNN

ACEH TAMIANG - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melalui surat nomor : 602.1/6075 tertanggal 14 April 2020 telah menyurati seluruh Wali Kota/Bupati meminta menghentikan sementara pelaksanaan seluruh kegiatan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Permintaan tersebut menindaklanjuti keputusan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan nomor: 119/2813/SJ dan nomor 177/KMK.07/2020 tentang percepatan penyelesaian anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19 serta pengamanan daya beli masyarakat dan perekonomian masyarakat.

Permintaan penghentian pelaksaan DOKA 2020 juga mempertimbangkan peraturan Persiden Nomor 54 Tahun 2020 tentang perubahan postur dan rincian APBN 2020, bahwa dalam rangka penanganan pandemi COVID-19 dan ancaman perekonomian nasional, akan dilakukan perubahan terhadap postur dan rincian APBN tahun 2020 sehingga dilakukan penyesuaian anggaran transfer ke daerah, khususnya Dana Otonomi Khusus Provinsi Aceh sebesar 10 persen.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang nampaknya tidak menggubris permintaan Plt Gubernur Aceh tentang penghentian sementara pelaksanaan bersumber DOKA. Pasalnya, ada rekanan di Aceh Tamiang sudah mulai mengerjakan proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) TA 2020.

Seperti disampaikan oleh Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Aceh Tamiang kepada AJNN, Jum'at (8/5), bahwa pihaknya menemukan ada satu proyek DOKA 2020 mulai di kerjakan di Aceh Tamiang.

Baca: Plt Gubernur Surati Bupati Wali Kota Hentikan Tender DOKA

"Nama proyeknya Pembangunan Jalan Paya Awe-Paya Kulbi, Kecamatan Karang Baru, jumlah anggaran Rp 6.912.196.830, bersumber DOKA 2020," kata Ketua DPC LAKI Aceh Tamiang, Syahril El Nasir.

Menurut telusuran LAKI, kata Nasir, proyek tersebut dikerjakan oleh CV HTJ dan progres pekerjaannya baru sebatas grubbing badan jalan dengan menggunakan alat berat. Namun dikarenakan beberapa hari ini cuaca sering hujan, terlihat pekerjaan tersebut dihentikan.

"Seharusnya proyek tersebut belum bisa dikerjakan, apalagi sudah ada surat dari Plt Gubernur yang meminta seluruh pekerjaan bersumber anggaran DOKA ditunda sementara hingga pandemi virus corona berlalu," ungkap Nasir.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Aceh Tamiang, Ilham Ageng Pranata yang coba dikonfirmasi AJNN ikhwal proyek tersebut via pesan WhatsApp-nya, hingga berita ini diunggah belum ada balasan, pesan yang dikirim hanya dibaca saja.

Komentar

Loading...