Unduh Aplikasi

Tak Dukung ALA, GMNI: Program Yang Sudah Dibuat Yahdi Hasan di Dapil Apa?

Tak Dukung ALA, GMNI: Program Yang Sudah Dibuat Yahdi Hasan di Dapil Apa?
Foto: Ist

GAYO LUES - Pemuda asal Gayo Lues Asrul Amin, menanggapi pernyataan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan yang menyebut isu pemekaran Aceh Leuser Antara (ALA) yang sedang dimunculkan para kepala daerah di wilayah tengah Aceh bukan keinginan rakyat, melainkan kepentingan elit politik

Asrul Amin mempertanyakan apa yang telah dibawa Yahdi Hasan ke daerahnya selama setahun  ia duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh. Asrul bahkan menantang Yahdi Hasan mengalihkan dana pokirnya untuk pembangunan proyek multiyears di dapilnya.

Baca: Anggota DPRA Asal Gayo: Isu ALA Hanya Kepentingan Elit Politik

"Jika ingin fokus pembangunan di wilayah tengah khususnya Gayo Lues dan Aceh Tenggara sesuai dengan pernyataan beliau (Yahdi), maka saya tantang saudara Yahdi Hasan untuk mengalihkan dana pokirnya untuk pembangunan proyek multiyears di Dapilnya," kata Sekretaris Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh Tengah yang juga satu kampung dengan Yahdi Hasan di Gayo Lues.

Menurut Asrul, pemekaran ALA harus tetap diperjuangkan dan menjadi tujuan bersama, karena secara manfaat, akan banyak dampak baiknya jika pemekaran provinsi ALA terwujud, terutama dari sisi pemerataan pembangunan.

"Saya harap abangda Yahdi juga begitu tarhadap pemekaran ini, dan berharap beliau agar lebih jeli melihat rakyat dan arah pembagunan di daerah asalnya pemilihanya ini, dan kita masyarakat juga berharap beliau lebih mendengar suara rakyat dari pada suara partainya," katanya.

Asrul juga berharap semua elemen dari enam kabupaten kota tetap bersatu dan solid untuk menyatukan kekuatan demi terwujudnya pemekaran ALA yang dicita-citakan bersama.

"Terus bergerak secara struktur dan masif karena lahirnya Provinsi ALA bukan sesuatu yang diharamkan bagi kita. kita tidak meminta merdeka atau melakukan tindakan makar yang dilarang oleh undangan-undang negara, melainkan kita hanya meminta pemekaran dengan alasan tepat untuk kesejahteraan kita bersama," katanya.

Komentar

Loading...