Unduh Aplikasi

Tak Diizinkan Kelola Dana Reses Dewan, PDA PAW Kadernya

Tak Diizinkan Kelola Dana Reses Dewan, PDA PAW Kadernya
PIDIE JAYA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya dari Partai Damai Aceh (PDA), Muslim Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Pusat Partai Damai Aceh (PDA), atas pemberhentian dirinya dari keanggotaan partai PAW dari anggota dewan Pidie Jaya.

Muslim didampingi kuasa hukum Basrun Yusuf, Jum’at (18/3) kemarin menyerahkan berkas gugatan ke Pengadilan Negeri Sigli, dengan nomor register 06/Pdt.G/2016/PN Sgi.

Karena pemberhentian dirinya dari keanggotaan partai dan PAW dinilai tidak melalui prosedur sebagaimana yang telah diatur dalam AD/ART partai sehingga Muslim menggugat DPW dan DPP partainya.

“Saya tidak terima atas perlakuan pimpinan partai yang sewenang-wenang melakukan pemecatan dan PAW,”ujarnya.

Menurutnya, selama ini baik sebagai anggota dewan maupun pengurus pasrtai dia telah mengabdi dan melaksanakan tugasnya denga baik sesuai sengan peraturan AD/ART partai.

Buktinya, pengelolaan program aspirasinya, 80 persen dikelola DPW Partai, hanya 20 persen yang dikelola sendiri. Selain itu, penyetoran uang iuran Rp 1 juta perbulan kepada DPP, dan untuk DPW Rp 2,5 juta perbulan.

Belum lagi setoran uang untuk megang puasa dan dan lebaran sebanyak Rp.10 juta kepada DPW. Bahkan, setiap ada perjalanan dinas ke luar Aceh juga diwajibkan membeli pakaian sebanyak 1 lusin.

“Semua kewajiban sudah saya penuhi namun justru pengurus partai secara spontan telah menerbitkan surat nomor : 225/DPP/-PDA/II/2016, pada tanggal 20 Februari 2016 tentang pemberhentian diri saya dari anggota partai,”beber muslim.

Kata dia, pengurus DPW juga meminta pengelolaan dana reses namun tidak dipenuhi karena menurutnya, secara aturan dana rises tersebut harus dipertanggungjawabkan kepada lembaga DPRK Pidie Jaya, bukan kepada bukan kepada partai.

Komentar

Loading...