Unduh Aplikasi

Tak Diizinkan Gunakan Ambulan, Balita Miskin Dirujuk Gunakan L300

Tak Diizinkan Gunakan Ambulan, Balita Miskin Dirujuk Gunakan L300
Foto: Net.
ACEH BARAT DAYA - Balita penderita bocor jantung, Muhammad Ilham, warga Gampong Babah Lhueng Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terpaksa dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh dengan menggunakan mobil sewa jenis L-300 pada, Minggu 24 April 2016 lalu. Akibat tidak diizinkan menggunakan mobil ambulan oleh pihak RSUD Teungku Peukan.

“Kami sangat kecewa kepada pihak Rumah Sakit, sebab Ilham diberangkat memakai fasilitas umum, yang seharusnya Ilham diberangkatkan dengan ambulan,” ungkap Kabid Hikmah PC IMM Abdya, Asri Amin kepada AJNN, Selasa (26/4).

Menurutnya, kondisi Muhammad Ilham saat ini semakin parah, seharusnya pihak rumah sakit memfasilitasinya dengan pelayanan yang layak, disebabkan penyakit yang diderita Ilham bukanlah penyakit biasa.

“Seharusnya harus difasilitasi dengan baik selain orang tuanya tidak mampu, penyakitnya juga tergolong parah,” ujar Asri Amin.

Ia menilai, pihak rumah sakit terkesan membiarkan keluarga Ilham pergi begitu saja, padahal keluarga tersebut merupakan keluarga miskin yang harus mendapat prioritas dari pemerintah daerah dan dinas terkait.

Sementara itu, Direktur RSUD-TP Abdya, dr Adi Arlanda Munda membantah keras jika pihaknya tidak memberikan izin untuk menggunakan mobil ambulan kepada keluarga Ilham balita penderita bayi bocor jantung tersebut. “Bagaimana kami berikan fasilitas, sementara Ilham tidak dirawat di RSUD-TP Abdya sehingga tidak memungkinkan dirujuk menggunakan ambulan,” bantahnya.

Dirinya menambahkan, pasien yang menggunakan ambulan harus melalui BPJS, yang artinya pelayanan pasien dengan ambulan harus mengikuti aturan BPJS. "Kami dalam menangani pasien harus sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh BPJS, jika BPJS mau membayar kami serahkan, itu bukan aturan rumah sakit," terang Adi.

Komentar

Loading...