Unduh Aplikasi

Tak bayar uang saksi, Caleg tak berani pulang kerumah

Banda Aceh-- Enam Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK)dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tidak berani pulang ke rumah karena belum membayar uang saksi. Mereka terpaksa harus menginap di rumah ketua partai yang mengusungnya.‬

‪Keenam Caleg tersebut belum mampu melunasi jerih payah para saksi dikarenakan belum ada uang untuk melunasi saksi yang berjumlah 20 hingga 105 orang.

Salah seorang Caleg DPRK dari Partai Hanura, Junaidi saat dihubungi AJNN, Jumat (11/4) menyebutkan, dirinya berkeinginan membayar semua uang saksi yang telah bekerja. Namun ia tidak punya uang untuk membayar saksi yang berjumlah puluhan orang tersebut.‬

"Sebagian sudah saya antisipasi, dan yang belum dibayar akan saya akan mencari solusinya," ujarnya.

Pihaknya juga membantah, bahwa dirinya tidak berani pulang kerumah dikarenakan belum membayar uang jerih payah para saksi.

"Saya tidak mau masalah ini di bawa kerumah, makanya tidak pulang kerumah," ungkapnya.

Sementara pengurus DPP Partai Hanura Aceh, Abdul Jabar, saat dihubungi AJNN, mengatakan pihaknya belum mampu membayar uang saksi karena dana dari DPP Hanura belum dikirim. Awalnya, saksi yang bertugas memantau hasil perolehan suara dijanjikan akan dibayar sebelum hari pencoblosan.‬

‪"Saat ini kami masih mencari solusi untuk membayar uang saksi, untuk sementara uang saksi tersebut ditangulangi oleh caleg tersebut," katanya.

‪Hingga tadi malam, keenam Caleg masih berada di rumah pengurus partai. Mereka juga sedang mencari solusi untuk membayar jerih para saksi yang bertugas di TPS. Sementara puluhan Caleg lain dari partai Hanura telah membayar upah saksi dengan uang pribadi.


| TOMMY
iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...