Unduh Aplikasi

Tak Ada Penumpang, Awak Angkutan di Meulaboh Berharap Kepedulian Pemerintah

Tak Ada Penumpang, Awak Angkutan di Meulaboh Berharap Kepedulian Pemerintah
Terminal Meulaboh Kabupaten Aceh Barat. Foto: tribratanews.polresacehbarat.com

ACEH BARAT - Awak angkutan penumpang baik Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Angkutan Kota Angkutan Provinsi (AKAP) mengharapkan kepedulian Pemerintah Aceh Barat dan Organisasi Angkutan Darat (organda) setempat. Pasalnya akibat virus corona, perusahaan angkutan sepi penumpang dan terancam tutup.

Salah seorang petugas loket angkutan di Terminal Meulaboh, Juni Afrizal, mengaku selama ini mereka tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah dan organisasi yang menaungi mereka terkait kondisi selama ini.

“Selama kondisi corona ini kami tidak pernah ada perhatian, Kepala UPTD Terminal memang tidak pernah datang kemari tanya kondisi kami, begitu juga dengan organda. Harusnya mereka memantau dan memperhatikan nasib kami,” kata Juni Afrizal, Jumat (10/4).

Baca: Penumpang Sepi, Loket Angkutan Terminal Meulaboh Terancam Tutup

Pria yang akrab disapa Bang Dai itu mengatakan seharusya pemerintah memberikan solusi kepada mereka terkait kondisi yang dialami selama corona. Dimana penumpang selama corona ini turun 100 persen atau lebih sering tidak ada penumpang.

Menurutnya jika berharap pada perusahaan mereka bekerja itu sama saja. Pasalnya perusahaan mereka nyaris bangkrut karena tidak ada penumpang, meski membuka loket pelayanan setiap hari, namun tidak ada angkutan yang beroperasi.

“Sekarang ini kami memang tidak ada penghasilan, jadi kemana kami mengadu. Kalau berharap dari perusahaan sama saja mereka kalau tidak ada penumpang kan tidak ada pemasukan. Mungkin sedikit beruntung karena saat ini karena tagihan kredit mobil mereka digeser sehingga tidak terlalu berat dengan kondisi ini,” sebutnya.

Komentar

Loading...