Unduh Aplikasi

Tak Ada Koordinasi, Bupati Aceh Jaya Kecewa dengan KKP

Tak Ada Koordinasi, Bupati Aceh Jaya Kecewa dengan KKP
Bupati Aceh Jaya, T.Irfan TB bersama Kepala Puskesmas Krueng Sabee yang turut didampingi Sekda Aceh Jaya melakukan kunjungan ke Pelabuhan Calang. Foto: For AJNN

ACEH JAYA - Sebanyak 18 Anak Buah Kapal (ABK) beserta nahkoda kapal asal China yang bersandar di pelabuhan Calang Aceh Jaya telah diperiksa dan dinyatakan negatif virus corona oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas III Banda Aceh.

Hal itu disampaikan oleh, Yunalis selaku Kasi pengendalian risiko lingkungan dan kesehatan lintas wilayah KKP Banda Aceh, di Banda Aceh, Senin (27/1) kemarin.

"Dari pemeriksaan awal tidak terdapat peningkatan suhu badan dari ABK dan nahkoda kapal China tersebut. Sehingga mereka diijinkan bersandar di pelabuhan," katanya waktu itu.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB mengaku pihaknya sangat kecewa dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) karena tidak dilibatkan dan tidak berkoordinasi terkait pemeriksaan ABK asal China di Pelabuhan Calang beberapa hari lalu.

"Kami merasa kecewa dengan pihak KKP karena tidak ada koordinasi, baik itu terkait pemeriksaan maupun hasilnya," katanya.

Lanjutnya, jika pihak KKP mengkoordinasikan terkait pemeriksaan ABK WNA China itu, sehingga pihaknya tidak perlu lagi untuk melakukan pengecekan untuk memastikan jika para ABK asal China itu bebas dari virus corona.

"Kedatangan kami kesini juga untuk meninjau langsung aktivitas bongkar muat tiang pancang serta untuk memastikan para ABK dari China itu tidak terjangkit virus corona," ujarnya.

Ia mengaku sengaja melakukan kunjungan ke pelabuhan ini setelah adanya pemberitahuan dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Calang untuk memastikan para ABK dari China yang membawa tiang pancang tidak terinfeksi virus corona yang selama ini viral diberitakan dan menjadi perhatian bersama.

Baca: 18 ABK Asal China yang Bersandar di Pelabuhan Calang Negatif Virus Corona

"Apalagi tugas ini sudah menjadi kewajiban kami untuk melakukan pengecekan kesehatan terhadap warga negara asing dari China yang menjadi ABK pengangkut tiang pancang di Calang," ujarnya.

Namun, piihak puskesmas tidak bisa sembarangan melakukan tes, harus berkoordinasi dulu dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang sekarang ada di Meulaboh.

"Namun saat kami ke lapangan katanya pihak KKP Meulaboh sudah melakukan tes beberapa hari yang lalu," kata ungkap Irfan TB.

"Ya kalau seandainya ada kejadian terhadap kesehatan dari ABK tersebut maka kami akan ditegur oleh pimpinan khususnya Dinas Kesehatan, bahkan kementerian kalau kami tidak tahu," tambah rfan TB.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...