Unduh Aplikasi

Tak Ada Hambatan Pembangunan Jalan Tol Aceh

Tak Ada Hambatan Pembangunan Jalan Tol Aceh
Diskusi publik peluang, tantangan dan hambatan pembangunan proyek strategis. Foto: Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), Aceh termasuk salah satu daerah yang akan dibangun jalan tol sumatera. Hingga sekarang pembangunan jalan tersebut tidak ada hambatan apapun. Pasalnya pemerintah dan masyarakat sangat antusias adanya jalan tol tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Pertanahan jalan Tol Aceh, Alfisyah mengatakan, terdapat beberapa manfaat dengan adanya tol, diantaranya transportasi tidak akan terhambat karena dapat melancarkan lalu lintas, mempersingkat waktu dan meningkatkan kualitas ekonomi rakyat dan lainnya.

"Sampai sekarang tidak ada hambatan, dan tol ini dapat menyentuh semua baik ekonomi maupun sosial," kata Alfisyah dalam diskusi publik peluang, tantangan dan hambatan pembangunan proyek strategis, di 3 in 1 Cofee Banda Aceh, Rabu (25/10),

Kata Alfisyah, di Indonesia saat ini memiliki jalan tol mencapai 984 kilo meter (KM) dan kebanyakan berada di Pulau Jawa. Dengan adanya PSN ini, maka Aceh nantinya akan mempunyai jalan tol sepanjang 455 kilo meter sampai ke tol Binjai Sumatera Utara. Adapun luas lebar jalan tol tersebut nantinya 60 sampai 100 meter.

Namun, lanjutnya untuk tahap awal akan disiapkan terlebih dahulu dari Banda Aceh sampai ke Padang Tiji Kabupaten Pidie dengan panjang 74 KM, beban anggaran diperkirakan mencapai Rp 10 triliun.

"Belum lagi sampai Sumut yaitu Binjai, yang mungkin sampai Rp 40 triliun dengan panjang 455 KM," ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bappeda Aceh, Yusria Darma menyampaikan ada beberapa proyek nasional untuk Aceh kedepan ini, selain jalan tol ada Bendungan Keureutoe, Bendungan Rukoh, Bendungan Tiro, Daerah Irigasi Lhok Guci, Daerah Irigasi Jambo Aye Kanan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun.

Kata dia, rencana anggaran untuk pembangunan Bendungan Keureutoe diperkirakan mencapai Rp 1,6 triliun, Bendungan Rukoh Rp 1,99 triliun, Bendungan Tiro Rp 748 miliar, Daerah Irigasi Lhok Guci Rp 464 miliar, dan Daerah Irigasi Jambo Aye Kanan berkisar Rp 450 miliar.

"Jumlah ini baru perkiraan, kepastian totalnya kita lihat kedepan," ungkap Yusria Darma.

Komentar

Loading...