Unduh Aplikasi

Tak Ada Biaya Perbaikan, Bertahun Alat Berat Milik Pemkab Pijay Terlantar

Tak Ada Biaya Perbaikan, Bertahun Alat Berat Milik Pemkab Pijay Terlantar
Buldoser milik Pemkab Pidie Jaya rusak berat dan dibiarkan terlantar. Foto: AJNN/Muksalmina

PIDIE JAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya di bawah tanggung jawab Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) setempat memiliki sebanyak 25 unit alat berat berupa buldoser dan eskavator.

Selain 25 unit alat berat itu, BPKK Pidie Jaya juga mengelola enam unit mobil dumtruk. Semua alat berat tersebut sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten setempat yang disewakan kepada pihak ketiga.

"Alat berat yang kami kelola ada 31 unit, buldoser dan beko, termasuk enam unit dumtruk," kata Kepala Bagian Aset BPKK Pidie Jaya, Bustami kepada AJNN, Rabu (17/3).

Saat ini, lanjut Bustami, dua unit buldoser mengalami rusak berat setelah disewakan kepada pihak ketiga. Salah satunya yang disewa oleh Dinas Pertanian kabupaten setempat yang digunakan untuk pekerjaan pembukaan lahan baru di Kecamatan Bandar Baru.

Buldoser jenis D6RXL yang disewa oleh dinas tersebut sudah enam bulan terlantar di Gampong Cubo Sukon, Kecamatan Bandar Baru. Untuk perbaikan alat berat itu, pihaknya kata Bustami, harus mengeluarkan biaya Rp 12 juta lebih.

"D6RXL ini disewa oleh Dinas Pertanian, sudah enam bulan rusak, baru hari ini kami perbaiki. Biayanya Rp 12 juta lebih, belum termasuk ongkos," sebutnya.

Sementara satu unit lagi buldoser jenis D7RXL, sudah dua tahun lebih terpakir dan dibiarkan terlantar di Gampong Paru, Kecamatan Bandar Baru.

Untuk perbaikan alat berat tersebut, jelas Bustami, pihaknya membutuhkan Rp 57 juta lebih.

"Buldoser D7RXL dalam keadaan rusak mesin selama dua tahun, dan hingga saat ini belum ada biaya perbaikan. Biaya untuk perbaikan dua alat berat ini belum termasuk ongkos perbaikan," jelas Bustami. 

HUT Pijay

Komentar

Loading...