Unduh Aplikasi

Tahun 2020, Pengidap Gangguan Jiwa di Aceh Tamiang Hampir 1000 Orang

Tahun 2020, Pengidap Gangguan Jiwa di Aceh Tamiang Hampir 1000 Orang
Ilustrasi orang gangguan jiwa. Foto: Net

ACEH TAMIANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang mencatat, hingga Juni 2020, jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sebanyak 944 orang. 

Jumlah tersebut sedikit naik dari tahun sebelumnya, yakni 2019 yang hanya berjumlah 904 orang. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Rica Ruth Mailani, Kamis (1/10).

Rica Ruth mengatakan, jumlah ODGJ pada tahun 2020 ini tergolong meningkat dari dua tahun sebelumnya. Hal itu terilihat dari data yang masuk hingga bulan Juni. 

"Untuk data bulan Juli hingga Desember 2020 belum masuk. Bisa saja jumlah itu akan bertambah," sebut Rica.

Rica merincikan, dari 944 orang gangguan jiwa tersebut, 558 diantaranya sudah bisa melakukan sesuatunya sendiri tanpa bantuan orang lain, seperti minum obat, makan, dan mandi (ODGJ Mandiri).

"Sementara ODGJ Partial atau orang yang masih perlu bantuan orang lain tercatat sebanyak 282 orang, dan ODGJ total atau orang yang sama sekali tidak dapat melakukan sesuatunya sendiri dan harus total mendapatkan bantuan orang lain sebanyak 104 orang," kata Rica.

Menurut Rica, secara umum penyebab yang melatarbelakangi terjadinya ODGJ tidak diketahui secara pasti. Menurutnya bisa saja disebabkan karena faktor psikologi, ekonomi, lingkungan, dan narkoba. 

"Kami tidak tahu penyebab pastinya. Namun kebanyakan 5 foktor itu yang melatarbelakangi orang mengalami gangguan jiwa," ungkapnya. 

Komentar

Loading...