Unduh Aplikasi

Tahanan Asal Sumut Masuk Islam di Polres Aceh Timur

Tahanan Asal Sumut Masuk Islam di Polres Aceh Timur
Islam 236872 1920
ACEH TIMUR - Dua warga Dairi, Sumatera Utara Sariaman Sagala (38) dan Lianto Hutabarat (29) yang merupakan tahanan kasus narkoba Polres Aceh Timur resmi memeluk agama Islam setelah mengucap dua kalimat syahadat, di Masjid Babuttaqwa Polres setempat, Kamis (14/10).

Sariaman Sagala dan Lianto Hutabarat yang sebelumnya beragama Kristen Protestan mengucap dua kalimat syahadat dipandu Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Timur, Tgk. H. Bukhari Hasan atau yang kerap disapa Ayah Leuge.

Prosesi tersebut turut disaksikan Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman, perwakilan dari Departemen Agama Kabupaten Aceh Timur Tgk. Aqli, Kepala Baitul Mal Tengku Iqbal Hanafiah, Camat Peudwa Usman, H. Harmis, para perwira dan personil polres setempat.

Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman mengatakan, agama atau keyakinan itu timbul bukan karena desakan atau paksaan, akan tetapi muncul dari keyakinan hatinya.

"Mungkin saudara Sariaman Sagala dan Lianto Hutabarat ini sudah memperoleh hidayah untuk memeluk agama Islam. Saya berharap setelah memeluk agama Islam bisa menjalankan syariat-syariat agama Islam dan menjauhi apa yang menjadi laranganya," ujar Kapolres.

Sementara ketua MPU Aceh Timur, Tgk. H. Bukhari Hasan menyampaikan sangat berterima kasih kepada jajaran Polres Aceh Timur yang telah menyukseskan prosesi pensyahadatan kepada dua tahanan itu."

"Ini merupakan karunia Allah tersendiri, mudah-mudahan kedua mualaf ini bisa sadar semua akan perbuatanya dan nanti setelah bebas kemudian kembali ke masyarakat, bisa menjadi masyarakat yang berguna bagi lingkungan dan agamanya.

Sementara itu, setelah resmi menjadi muslim, Sariaman Sagala berganti nama menjadi Muhtadin Sagala dan Lianto Hutabarat berganti nama menjadi Muhammad Rafiq.

| ASRUL

Komentar

Loading...