Unduh Aplikasi

Syukri Abdullah: Dana BTT Tidak Bisa Digunakan untuk Pilkada Aceh 2022

Syukri Abdullah: Dana BTT Tidak Bisa Digunakan untuk Pilkada Aceh 2022
Foto: Ist

BANDA ACEH - Akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) Syukri Abdullah mengungkapkan bahwa anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBA 2021 tidak dapat digunakan untuk membiayai Pilkada Aceh 2022.

"Anggaran BTT itu tidak boleh digunakan untuk siapapun, kecuali hanya untuk bencana alam, bencana sosial, jadi tidak boleh dana dari BTT dikasih ke KIP untuk biaya Pilkada 2022, ga boleh itu," kata Syukri Abdullah, kepada AJNN, Jumat (22/1).

Menurut Syukri, jika ingin menggunakan anggaran BTT untuk keperluan Pilkada 2022 mendatang, Pemerintah Aceh terlebih dahulu merevisi qanun APBA 2021 jika sudah disahkan.

Sehingga, kata Syukri, dari awalnya anggaran BTT berubah menjadi dana hibah untuk Komisi Independen Pemilihan (KIP) dengan jumlah biaya Pilkada Aceh 2022 senilai Rp 214 miliar.

Baca: Pakar Hukum: Penetapan Tahapan Pilkada Aceh Sesuai Regulasi

"Kalau dialihkan boleh, tapi harus direvisikan dulu qanun APBA 2021 jika sudah disahkan, karena didalam qanun itu hanya ada anggaran untuk BTT, jika ingin digunakan untuk KIP bentuknya harus hibah, karena KIP tidak boleh menggunakan uang BTT dia harus dana hibah," tuturnya.

Syukri mengatakan, anggaran BTT hanya boleh digunakan untuk keperluan menangani bencana alam dan bencana sosial.

Bahkan, penggunaan uang tersebut atas perintah Gubernur Aceh, setelah membuat pernyataan dan mengumumkan bahwa terjadi bencana alam. Sehingga, dengan pernyataan gubernur anggaran BTT tersebut bisa dicairkan untuk BPBA.

"Jadi uang BTT hanya boleh digunakan untuk bencana alam dan bencana sosial, dan itu menurut perintah Gubernur Aceh setelah menyatakan ada bencana alam sehingga anggaran tersebut bisa dicairkan untuk BPBA, jadi hanya gubernur yang bisa memerintahkan untuk mencairkan uang itu, DPRA tidak ada kewenangan mengatur BTT," tutupnya.

Komentar

Loading...