Unduh Aplikasi

Syarifuddin: Pengeluaran Anggaran Penanganan Covid-19 Bisa Mendahului Perubahan APBD

Syarifuddin: Pengeluaran Anggaran Penanganan Covid-19 Bisa Mendahului Perubahan APBD
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Syarifuddin. Foto: Net

BANDA ACEH - Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Syarifuddin menyebutkan Pemerintah Aceh dapat melakukan pengeluaran anggaran terkait penanganan Covid-19 dan dampaknya meskipun mendahului pembahasan atau pengesahan APBA-P 2020.

"Bisa mendahului P-APBD, cukup dengan merubah Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang penjabaran APBD tahun anggaran 2020," katanya saat dikonfirmasi AJNN, Jumat (3/4).

Sebelumnya, Akademisi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Dr. Syukriy Abdullah juga menyampaikan hal senada. Kata dia, kebijakan realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), secara regulasi sangat dimungkinkan untuk dilakukan. Menurutnya, hal itu sudah diatur dalam Undang-undang nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Baca: Terkait Realokasi Anggaran, Plt Gubernur Aceh Hanya Perlu Melapor ke Mendagri

Dimana, pada Pasal 28 ayat (4) disebutkan bahwa pemerintah daerah dalam keadaan darurat dimungkinkan untuk melakukan pengeluaran yang belum tersedia anggarannya. Kemudian, Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 yang dikeluarkan 20 Maret 2020, dengan tegas telah memerintahkan Menteri Dalam Negeri mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk percepatan penggunaan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan/atau dengan melakukan perubahan peraturan kepala Daerah tentang penjabaran APBD. Hal ini dimaksudkan agar Mendagri mempermudah penanganan Covid-19 oleh Gubernur/Bupati/Walikota dengan melakukan revisi atau pergeseran dalam APBD.

"Dalam konteks Aceh, Pemprov dapat mengambil keputusan dengan melakukan revisi atau pergeseran anggaran belanja dalam APBA dan melapor ke Mendagri sebagai pengevaluasi APBA serta memberitahukan hal ini kepada DPRA," kata Syukriy Abdullah kepada AJNN, Jumat (3/4).

Komentar

Loading...