Unduh Aplikasi

Syahbandar Pelabuhan Calang Dituding Hambat Pendirian Koperasi TKBM

Syahbandar Pelabuhan Calang Dituding Hambat Pendirian Koperasi TKBM
Erwin, Ketua Koperasi Jasa Bongkar Muat Pelabuhan Calang Bahagia Jaya bersama dengan pengurusnya memperliatkan semua rekom dukungan dari Pemkab Aceh Jaya. Foto: AJNN.Net/Suar

ACEH JAYA - Berdasarkan keputusan bersama Direktur Jendral Perhubungan Laut, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Deputi Bidang Kelembagaan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah tahun 2011 tentang Pembinaan dan Penataan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan mewajibkan adanya Koperasi TKBM di setiap pelabuhan di seluruh Indonesia.

Namun hingga hari ini setelah sekian lama berdirinya Pelabuhan Calang di Aceh Jaya dan sudah beropersi belum mempunyai Kopersi TKBM. Mirisnya, keadaan tersebut seperti dibiarkan Syahbandar Pelabuhan Calang, Aceh Jaya dengan menghambat proses pembentukan Koperasi TKBM di Pelabuhan tersebut.

"Upaya kami untuk membuat Pelabuhan Calang seperti dihambat pihak Syahbandar Pelabuhan Calang," kata Erwin selaku ketua Koperasi Jasa Bongkar Muat Pelabuhan Calang Bahagia Jaya kepada AJNN yang didampingi pengurusnya, Jum'at (11/10).

Menurutnya, hingga saat ini proses pengurusan izin Koperasi TKBM yang sedang digagasnya itu terhenti direkom Syahbandar Pelabuhan Calang, sementara Administrasi persyaratan pengurusan izin Koperasi TKBM sudah lengkap termasuk rekom dari Keuchik setempat, rekom Camat dan rekom dari Dinas Ketenagakerjaan juga sudah mereka miliki.

"Harusnya, pihak Syahbandar tidak mempersulit apalagi menghambat rekom tersebut, karena ini juga sudah diatur dalam undang-undang, apalagi Aceh Jaya juga sedang mempersiapkan KEK ke depan," terang Erwin.

Sambungnya, permohonan rekom dari pihaknya itu pertama kali diberikan pada 16 September 2019, bahkan juga sudah beberapa kali bertatap muka untuk mencari solusi terkait permohonan rekom tersebut, namun pihak Syahbandar seperti mengabaikan semua rekom pendukung yang sudah diberikan oleh Pemkab Aceh Jaya.

"Hingga hari ini belum ada jawaban dari pihak Syahbandar kenapa belum bersedia memberikan rekom itu kepada Koperasi TKNM kami," kata Erwin.

"Harapan kami, pihak Syahbandar bisa terbuka terkait pemberikan rekom yang hingga hari ini terkesan seperti buang badan, jika memang ada yang kurang dari persyaratan disampaikan biar kita siapkan, karena dalam pertemuan dengan pihak pemkab mereka sudah meng iyakan, namun hingga kini tetap belum ada kejelasan," pungkasnya.

Komentar

Loading...