Unduh Aplikasi

Survei Pilpres: Ganjar dan Prabowo Beda Tipis, Anies Menyusul

Survei Pilpres: Ganjar dan Prabowo Beda Tipis, Anies Menyusul
Foto: CNN Indonesia

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diklaim mengalahkan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam survei elektabiltas calon presiden (capres) untuk pemilihan presiden atau pilpres 2024 yang dilakukan oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia.

Ganjar mengungguli elektabilitas yang diperoleh Prabowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia ini dilakukan dengan simulasi tertutup atas 15 nama bakal kandidat untuk Pilpres 2024. Hasilnya, elektabilitas Ganjar berada di angka 18,7 persen, Prabowo 16,8 persen, dan Anies 14,4 persen.

Direktur Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan Ganjar selalu berada di tiga posisi teratas dalam tiga survei elektabilitas capres 2024 terakhir.

"September ini kami melakukan lagi survei, Ganjar berada di tingkat pertama di tuga survei terakhir. Kemudian disusul Prabowo dan Anies di tingkat ketiga," kata Burhanuddin, saat memparkan hasil survei nasional pihaknya yang bertema 'Politik Demokrasi, dan Pilkada di Era Pandemi', secara daring, Minggu (25/10).

Selain tiga nama itu, terdapat 13 nama lainnya yang dengan perolehan elektabilitas capres 2024 di bawah 10 persen.

Mereka adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno (8,8 persen), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (7,6 persen), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (4,2 persen), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (4 persen), mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (1,4 persen), dan Menko Polhukam Mahfud MD (1,3 persen).

Di bawah mereka menyusul Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (1,2 persen), Ketua DPR Puan Maharani (0,9 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (0,8 persen), Mendagri Tito Karnavian (0,4 persen), Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (0,2 persen), serta Kepala BIN Budi Gunawan (0,1 persen).

Untuk diketahui, survei Indikator Politik Indonesia ini dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling yang dilakukan dengan mengontak telepon ke responsden.

Sebanyak 1.200 dari 5.614 responden dihubungi Indikator Politik Indonesia saat melakukan survei yang berlangsung pada 24 hingga 30 September 2020 ini.

Burhanuddin mengatakan survei ini memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...