Unduh Aplikasi

Surati Presiden, Hendra Budian Minta Guru Honorer Diangkat Jadi PNS

Surati Presiden, Hendra Budian Minta Guru Honorer Diangkat Jadi PNS
Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian. Foto untuk AJNN.

BANDA ACEH - Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian mengirimkan surat penting terkait nasib Guru dan Tenaga Kontrak Kependidikan Bener Meriah yang masih berstatus honorer kepada Presiden Joko Widodo.

Surat itu merupakan rekomendasi dari dirinya selaku pimpinan DPR Aceh untuk menyelesaikan persoalan Guru dan Tenaga Kontrak Kependidikan Honorer Non Kategori 35 keatas (GTKHNK 35 +) Kabupaten Bener Meriah yang belum menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini dilakukan setelah sebelumnya sejumlah guru dari Bener Meriah menyampaikan  persoalan tersebut kepada dirinya.

Dalam surat yang ditujukan langsung kepada Jokowi tersebut, Hendra Budian menyampaikan bahwa dirinya mendukung penuh dan mendorong Presiden Jokowi mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang nantinya berisi tentang pengangkatan semua guru dan tenaga kependidikan honorer non kategori 35 keatas menjadi PNS tanpa melalui jalur tes pada tahun 2020. 

Dalam surat DPR Aceh nomor 160/3059 tanggal 10 November 2020 tersebut Hendra menyampaikan bahwa selaku pimpinan DPR Aceh, dia mendukung sepenuhnya permohonan para guru dan tenaga kependidikan yang sudah berusia 35 keatas untuk diangkat sebagai PNS.

Namun, Hendra menyampaikan agar prosedur resmi juga harus dilalui sehingga tidak bertentangan dengan aturan, persyaratan dan ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Apalagi Keppres serupa juga pernah dikeluarkan oleh presiden kepada tenaga Bidan, Pegawai kontrak tidak tetap dan aparatur desa.

Sebelumnya sejumlah Guru dan tenaga kontrak kependidikan honorer non kategori 35 keatas (GTKHNK 35+) Kabupaten Bener Meriah mengirimkan surat terkait nasib mereka kepada presiden Jokowi , karena setelah sekian lama mengabdi namun tidak diangkat sebagai PNS.

Dalam surat nomor 01/GTKHNK 35+/X/2020 tanggal 3 November 2020 yang juga ditembuskan kepada pimpinan DPR Aceh tersebut, para guru honorer itu memohon Presiden mengeluarkan Keppres terkait pengangkatan semua guru dan tenaga kependidikan honorer non kategori 35 keatas menjadi PNS tanpa melalui jalur tes pada tahun 2020.

Apalagi menurut mereka hal itu seperti itu sudah pernah dikeluarkan kepada bidan, pegawai kontrak tidak tetap dan aparatur desa. Kemudian meminta pemerintah membayar UMK bulanan untuk semua honorer 35 keatas yang diambil dari dana APBN.

HUT Pijay

Komentar

Loading...