Unduh Aplikasi

Surat Terbuka untuk DPRK Kota Banda Aceh

Surat Terbuka untuk DPRK Kota Banda Aceh

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saya, Arabiyani, mengucapkan terimakasih kepada kinerja dan integritas pansel yang berhasil memilih seorang perempuan masuk dalam 15 besar calon anggota KIP Banda Aceh. Adalah Destika Gilang Lestari, sebagaimana dituliskan dalam surat No: 03/TIMSEL-KIP/BNA/VI/2018 tentang Penetapan Kelulusan 15 Calon Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh masa Jabatan 2018-2023.

Berita menggembirakan ini meruntuhkan pesimis saya, setelah dalam bulan ini, berturut-turut saya membaca surat penetapan anggota KIP untuk Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Utara yang minus perempuan. Mendapati nama Gilang diantara 14 calon anggota KIP Banda Aceh lainnya, sungguh membuat lega.

Itikad baik pansel Banda Aceh harus kita dukung. Mengingat Banda Aceh adalah ibu kota provinsi, maka kebijakan yang dilahirkan menjadi preseden bagi kabupaten/kota lainnya. Ketika kabupaten/kota meragukan kredibilitas perempuan berada pada jajaran anggota KIP, Banda Aceh membawa angin sejuk, meyakinkan bahwa perempuan layak mengemban amanah. Saya yakin, niat baik ini tentu akan disambut oleh DPRK Banda Aceh sampai selesai tetap menyertakan nama Destika Gilang Lestari sebagai anggota KIP Banda Aceh sebagai satu-satunya keterwakilan perempuan. Kami bersaksi bawa Destika Gilang Lestari mampu mengemban tugas sebagaimana pengalaman telah membuktikan komitmen dan dedikasinya selama ini.

Tidak berlebihan apabila surat terbuka ini saya tujukan kepada Ketua dan para anggota DPRK Banda Aceh untuk menunjukkan apresiasi sekaligus permohonan, agar memastikan adanya keterwakilan perempuan dalam anggota komisioner KIP Kota Banda Aceh, sesuai ketentuan Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemiihan Umum Pasal 10 ayat (7) yang berbunyi Komposisi keanggotaan KPU, keanggotaan KPU provinsi, dan keanggotaan KPU Kabupaten/Kota Memperhaiikan keterwakilan perempuan paling sedikit 3O persen dan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2016 yang berbunyi Tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Dan Pemilihan Aceh, Bab II tentang Komisi Independen Pemilihan Pasal 5 ayat (4) Keanggotaan KIP Aceh dan KIP Kabupaten/Kota dengan memperhatikan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen.

Demikian saya sampaikan, mohon maaf atas segala kekurangan dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
Banda Aceh, 8 Juni 2018

 

Arabiyani
Ibu rumah tangga, pedagang, anggota Dewan Pengurus KontraS Aceh dan Anggota Presidium Forhati Aceh, sekarang sedang menyelesaikan pendidikan S2 Prodi Hukum di Fahultas Hukum Unsyiah, dan berdomisili di Banda Aceh.

Komentar

Loading...