Unduh Aplikasi

Plt Gubernur Aceh: Angkutan Umum Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Plt Gubernur Aceh: Angkutan Umum Harus Terapkan Protokol Kesehatan
Potongan Surat Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah ke Bupati/Wali Kota se-Aceh tentang imbauan penerapan protokol kesehatan di angkutan umum. Foto: Ist

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta Bupati dan Wali Kota Se-Aceh untuk mengimbau operator angkutan umum untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada warga yang terlanjur mudik.

Hal itu disampaikan melalui surat Plt Gubernur Aceh Nomor 440/5995 yang ditujukan kepada Bupati dan Wali Kota se-Aceh perihal penegasan protokol kesehatan di angkutan umum dalam wilayah Aceh, Senin, 13 April 2020.

Dalam surat itu, Nova Iriansyah menyampaikan, menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 tentang pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan virus corona (Covid-19) di lingkungan pemerintah daerah, maka masyarakat diimbau untuk tidak mudik.

Tetapi, jika ada masyarakat yang sudah terlanjur mudik atau tidak dapat menghindari mudik, maka diwajibkan mengikuti program Pemerintah Aceh dalam siaga Aceh pantau mudik, dan melakukan isolasi mandiri sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) sasuai protokol kasehatan dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan.

"Berkenaan hal di atas, kami harap saudara (Bupati/Wali Kota se-Aceh) menyampaikan kepada penyelenggara dan operator angkutan umum agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Nova Iriansyah melalui suratnya.

Nova mengatakan, simpul-simpul transportasi (bandara, terminal dan pelabuhan) serta di wilayah perbatasan harus menyiapkan posko pemeriksaan untuk memastikan penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan angkutan umum bebas dari gejala Covid-19, berdasarkan penetapan protokol kesehatan.

"Sarana angkutan umum dilakukan penyemprotan disinfektan sebelum berangkat dan khusus bagi angkutan darat dilarang menaikkan penumpang selain di terminal," ujarnya.

Kemudian, Nova juga meminta adanya pembatasan sosial dan jaga jarak (social distancing), serta jaga jarak fisik (physical distancing) di dalam angkutan umum melalui penerapan jarak tempat duduk (seat) penumpang.

"Dinas Perhubungan Aceh dan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota diminta memantau melalui teknologi informasi dan komunikasi bagi masyarakat yang terlanjur mudik atau tidak dapat menghindari mudik," tutur Nova.

Surat yang ditandatangani Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah itu juga ditembuskan kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Dinas Perhubungan Aceh, Ketua Organda Aceh, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah I Aceh, General Manager PT Angkasa Pura II Bandara SIM, Kepala Kantor UPBU dan Kepala Bandara Wilayah Aceh, serta ke Kepala KSOP/Kepala UPP di Wilayah Aceh. 

Komentar

Loading...