Unduh Aplikasi

Sungai Mas Berpotensi Mnejadi Penghasil Nilam Terbesar

Sungai Mas Berpotensi Mnejadi Penghasil Nilam Terbesar
Ilustrasi. Foto : Net
ACEH BARAT - Kecamatan Sungai Mas dinilai sebagai daerah yang memiliki potensi produksi nilam terbesar di Aceh Barat. Pasalnya kecamatan itu merupakan daerah dengan petani nilam terbanyak di Aceh Barat dengan kualitas tinggi.

Koordinator Petani Nilam Aceh Barat, Tarmizi, kepada wartawan, Minggu (13/3) mengatakan dengan potensi tersebut maka Sungai Mas berpeluang menjadi pilot project bagi Aceh Barat.

“Saat ini Sungai Mas memiliki 100 Hektar kebun nilam milik masyarakat, dan kita berencana mengupayakan untuk membuka 200 Hektar lagi,”kata dia.

Untuk memberikan motivasi dan semangat masyarakat di Kecamatan Sungai Mas dalam menanam nilam, para petani itu didampingi oleh salah satu organisasi pemuda yang ada di Aceh Barat bernama Melborn Group.

Untuk meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia bagi petani nilam itu sendiri, kata dia, Melbor Group juga menggandeng dengan CCIS (Centre Creative Industry of Syiah Kuala University) dan Aromatic Koetaradja.

CCIS dan Romatic Koetaradja, kata dia, nantinya akan memberikan pelatihan tentang penyulingan minyak nilam berkualitas ekspor sehingga harga minyak nilam produksi Sungai Mas memiliki daya jual tinggi.

“Bukan hanya itu, CCIS dan Aromatic Koetaradja juga akan melatih mereka membuat produk seperti hand body, pewangi pakaian, balsem, pelicin pakaian, minyak wangi dan produk lainnya berbahan baku minyak dan daun nilam,”kata dia.

Meski demikian, apa yang dicita-citakan oleh Melborn Group dan para petani nilam di Sungai Mas tidak akan berjalan seperti yang diharapkan tanpa adanya dukungan dan bantuan dari pemerintah.

Ia berharap agar pemerintah Kabupaten Aceh Barat dapat membantu pembangunan dan peralatan ketel modern untuk penyulingan nilam bagi para petani, serta peralatan lainnya. Sedangkan untuk lahan dan bibit,kata dia, pihaknya akan mengupayakan dari donor atau investor.

“Kita juga minta pemerintah mau mensubsidi atau menampung hasil nilam milik masyarakat dengan harga yang stabil,” harapnya.

Komentar

Loading...