Suhaimi Hamid Terima Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Suhaimi Hamid Terima Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Suhaimi Hamid menerima penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Foto: istimewa.

BANDA ACEH - Ketua Umum Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan – Aceh, Suhaimi Hamid, menerima pengharagaan sebagai penggiat konservasi sungai. Penghargaan ini diterimanya langsung dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. 

Suhaimi adalah satu dari delapan penerima pengharagaan. Penghargaan ini diberikan kepada sosok yang dianggap aktif memperjuangkan konservasi sungai dan mendorong banyak pihak untuk terlibat dalam merehabilitasi hutan dan lahan. penghargaan ini diserahkan di sela-sela acara Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS), di Batu, Jawa Timur, kemarin.

“Tim KLHK turun guna mengecek langsug kerja-kerja forum. Salah satu yang dilihat adalah kesukseskan pengelolaan dan perlindungan Sub DAS Pandrah. Di mana kita mampu merehabilitasi lahan kritis dengan bekerja sama dengan PDAM Krueng Peusangan,” ucap Suhaimi Hamid dalam rilis yang diterima media ini, Jumat (5/12).

DAS Peusangan, kata Suhaimi, merupakan DAS prioritas nasional. Hal ini mendorong pihaknya mengajak pemerintah dan sektor swasta  berkontribusi melindungi dan mengelola kawasan ini secara terpadu dan berkelanjutan. DAS Peusangan merupakan sumber penghidupan bagi 1 juta lebih penduduk yang tinggal di Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah dan Kota Lhokseumawe. 

"Bila kita tidak melindungi DAS ini, kita akan menghadapi krisis air di depan mata,” ucap Suhaimi. Suhaimi juga menjelaskan, kerja-kerja FDKP selama ini tidak terlepas dari dukungan para pihak, terutama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Krueng Aceh yang selalu mendukung penyediaan bibit untuk kegiatan konservasi. 

Sementara itu, Kepala BPDAHSL Krueng Aceh, Eko Nurwijayanto, menyatakan dukungan kepada Forum DAS di seluruh Aceh. BPDASHL Krueng Aceh akan terus berkaloborasi dengan FDKP guna memfasilitasi kelopok tani binaan FDKP untuk mendapatkan Kebun Bibit Rakyat (KBR). “Kita juga akan terus mendukung FDKP dengan menyediakan bibit, baik bibit tanaman produktif maupun bibit tanaman lainnya,” ucap Eko yang turut hadir pada acara GNPDAS tersebut.

Eko juga mengaku akan memberikan bibit pohon macadamai kepada FDKP. Menurut dia, mancadamai menjadi pohon pioritas utama yang dikembangkan oleh KLHK saat ini. 

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini