Unduh Aplikasi

Sudah Sepekan, Kemenag Aceh Belum Kembalikan Pejabat yang Dimutasi

Sudah Sepekan, Kemenag Aceh Belum Kembalikan Pejabat yang Dimutasi
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Pejabat yang dimutasi Kemenag Aceh, Idris Suteja mengaku sampai saat ini belum dikembalikan ke posisi semula yaitu Kepala Kepegawaian dan Hukum Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh.

Saat dihubungi AJNN, Idris Suteja mengungkapkan, bahwa dia masih menjabat sebagai Kasi Pondok Pesantren Kemenag Kabupaten Aceh Selatan.

"Sampai saat ini belum dikembalikan, ya kita tunggu saja karena saat dimutasi ada SK dan pelantikan," kata Idris Suteja, saat dihubungi dari Banda Aceh, Jumat (11/12).

Menurut Idris Suteja, sesuai surat dari Kementerian Agama seharusnya Kemenag Aceh menindak lanjuti perintah surat tersebut. Namun, kata Idris Suteja, ia menilai Kemenag Aceh masih mempertahankan egonya untuk tidak mengembalikan pejabat yang dimutasi untuk dikembalikan kepada posisi semula.

"Seharusnya tidak perlu menunggu petunjuk selanjutnya, karena itu bukan aturan pemerintah atau undang-undang tapi itu perintah yang sangat jelas, kenapa dia berdalih seperti itu ya mungkin dia mempertahankan egonya, karena ketika dia mengembalikan berarti dia mengakui kesalahannya," tutur Suteja.

Baca: Menag Batalkan Mutasi Pejabat Kemenag Aceh

Idris Suteja melihat, jika Kemenag Aceh tidak segera mengembalikan maka secara administrasi akan terlihat rancu, sebab sesuai surat dari Menpan ada 9 orang yang akan dilantik pada tanggal 16 Desember 2020 nanti.

"Menurut informasi 16 Desember 2020 nanti akan dilantik, bahasa di SK pelantikan itu pasti jabatan lama Kasubbag Kepegawaian dan Hukum akan menjadi Analis Kepegawaian dimana jabatan fungsional baru, makanya akan rancu jika tidak dikembalikan sekarang sebelum pelantikan," ungkapnya.

Dan nanti, lanjut Idris Suteja, sesuai peraturan setelah dilakukan pelantikan maka struktur Kasubbag Kepegawaian dan Hukum akan hilang, sementara saat ini struktur tersebut diisi oleh orang baru di Kemenag Aceh.

"Menurut peraturan setelah dilantik nanti struktur itu akan hilang, sementara sekarang struktur itu ada orang yang sekarang lagi menjabat, jadi bagaimana status orang tersebut sekarang setelah pelantikan, makanya secara admisnitrasi harusnya dikembalkan dulu orang lama sehingga tidak timbul pertanyaan lain," tutupnya.

Komentar

Loading...