Unduh Aplikasi

Sudah Jadi Napi, Tiga ASN di Pijay Tetap Terima Gaji

Sudah Jadi Napi, Tiga ASN di Pijay Tetap Terima Gaji
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Pidie Jaya yang terlibat pidana dan telah diputuskan bersalah oleh pengadilan, hingga saat ini masih menerima gaji dari negara.

Ketiga ASN tersebut adalah, Mansur Ibrahim, mantan Kabid Logistik BPBD Pidie Jaya itu divonis empat tahun penjara setelah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh, Mansur terbukti bersalah dalam kasus pengelapan beras bantuan bencana alam pada badan bencana tersebut.

Kemudian Fauzi, Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan (PPTK) RSUD Pidie Jaya, dan Ra'jab, Sekretaris BPBD Pidie Jaya. Kedua nama yang disebutkan terakhir adalah terpidana kasus korupsi pengadaan barang pada RSUD setempat. Pengadilan Tipikor Banda Aceh menvonis kedua terpidana itu selama satu tahun kurungan penjara.

"Ketiga ASN yang telah ditetapkan bersalah itu masih menerima gaji sebagai ASN," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Jaya, Abd Rahman kepada AJNN di ruang kerjanya, Senin (24/6).

Sekda Pijay menjelaskan, meskipun sudah ditetapkan bersalah, namun ketiga ASN itu belum dipecat dari pegawai, sehingga mereka masih mempunyai hak untuk memperoleh gaji dari negara.

Sementara terhadap Mansur, yang bersangkutan hanya memperoleh 50 persen dari gaji pokok, pasalnya, Mansur sudah diberhentikan sementara dari ASN.

"Untuk Fauzi dan Ra'jab masih mendapatkan gaji seutuhnya, tetapi mereka berdua sedang dalam proses pemecatan sebagai ASN. Sedangkang untuk Mansur, gajinya dipotong 50 persen, karena status ASN nya diberhentikan sementara," jelas Abd Rahman.

iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...