Unduh Aplikasi

Sudah Empat Tahun Pasar Induk di Bener Meriah Tak Difungsikan

Sudah Empat Tahun Pasar Induk di Bener Meriah Tak Difungsikan
Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian (kedua dari kiri) saat meninjau pasar Induk Bale Atu Bener Meriah. Foto: Ist

BANDA ACEH - Pasar Induk Bale Atu di Kabupaten Bener Meriah sudah tidak berfungsi selama empat tahun terhitung sejak 2016 lalu.

Hal itu diketahui saat saat Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian bersama pengurus Asosiasi Pedagang Sayur Bener Meriah (APSBM) meninjau langsung pasar induk tersebut, Sabtu (11/7).

"Sejak tahun 2016, pasar yang diresmikan pada tahun 2011 ini tidak aktif beroperasi sebagaimana fungsinya," kata Hendra Budian kepada AJNN, Minggu (12/7).

Hendra menyampaikan, pasar induk Bale Atu itu dibangun untuk menertibkan perdangan hasil palawija di Kabupaten Bener Meriah yang notabene manyoritas masyarakatnya adalah petani.

Saat ini, kata Hendra, hanya beberapa unit bangunan saja yang dimanfaatkan sebagai gudang penampung sayur dari petani sebelum didistribusikan ke berbagai daerah di Aceh.

"Karena tidak terawat, kondisi fisk bangunan pasar saat ini juga sudah mengalami kerusakan, dan memerlukan perbaikan serius agar bisa digunakan kembali," ujarnya.

Hendra melihat, dampak yang paling fatal dari tidak aktifnya pasar induk Bale Atu tersebut, pedagang di sana tidak terkelola secara baik, sehingga menyebabkan ketidakstabilan harga, mulai dari daya beli dari petani sampai daya jual ke masyarakat.

"Kita minta kepada Pemerintah Bener Meriah dapat mengaktifkan kembali pasar Induk Bale Atu sebagaimana mestinya dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," pungkas Hendra Budian.

Komentar

Loading...