Unduh Aplikasi

Subsidi Biaya untuk Semua

Subsidi Biaya untuk Semua
Ilustrasi: menstoday.

KELUHAN puluhan mahasiswa di Universitas Malikussaleh (Unimal), saat menggelar aksi menuntut pengurangan uang kuliah, mewakili banyak mahasiswa di Aceh. Karena pandemi corona membuat perekonomian, menjadi sulit.

Jika pada 1998 pihak yang terpukul akibat krisis moneter adalah kalangan atas, krisis akibat pandemi corona menyapu semua kalangan. Dan yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Selain kehilangan mata pencarian, karena pasar yang semakin sempit. Dan ini dirasakan oleh sebagian besar masyarakat yang hidup mengandalkan gerak ekonomi. Ditambah lagi, sejak pemerintah mengumumkan pasien pertama covid-19, terjadi banyak lonjakan harga.

Bahkan untuk tarif telepon dan internet, yang menjadi andalan banyak orang saat pandemi untuk beraktivitas, tak ada tanda-tanda pengurangan tarif. Kalaupun ada, itu dilakukan dalam bentuk promo yang sulit diakses karena keterbatasan kuota dan lonjakan angka pengguna.

Ada juga aturan yang memberikan keringanan kepada mahasiswa dalam menbayar iuran pendidikan. Namun hal itu dilakukan dengan berbagai syarat yang memberatkan. Padahal, sekali lagi, semua kalangan masyarakat, entah itu kaya atau miskin, merasakan dampak corona.

Saat krisis moneter 1998, perlu waktu setidaknya lima tahun agar perekonomian negara pulih dan bangkit. Dan itu pun memerlukan sokongan politik yang kuat. Terutama hasrat penegakan hukum, pelaksanaan demokrasi yang tinggi, dan kepemimpinan nasional yang didukung oleh seluruh kekuatan politik.

Namun berkaca pada cara negara mengatasi krisis, kesulitan ekonomi ini akan dirasakan lebih panjang dampaknya. Ditambah lagi prilaku korupsi yang semakin menjadi-jadi, dampak dari lemahnya penegakan hukum. Hal ini tentu berdampak pada kemampuan masyarakat membiayai pendidikan anak-anak mereka. 

Karena itu, desakan mahasiswa kepada Rektor Unimal untuk menurunkan biaya iuran pendidikan harusnya bisa dijawab dengan kata “iya”. Apalagi, kegiatan perkuliahan berkurang volumenya. Dan mungkin, langkah ini bisa ditiiru di perguruan tinggi lain. Kebijakan bersama tentu akan berdampak lebih luas bagi kepentingan bersama: mencerdaskan kehidupan bangsa.

Komentar

Loading...