Unduh Aplikasi

Suami Alami Pembengkakan Kaki, Aisyah Jadi Buruh Cuci Hidupi Keluarga

Suami Alami Pembengkakan Kaki, Aisyah Jadi Buruh Cuci Hidupi Keluarga
Foto: Ist

ACEH UTARA – Sejak tiga tahun lalu, Aisyah (52) warga Gampong Reudep, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, menjadi buruh cuci baju untuk kelangsungan hidup keluarganya.

Istri dari Abu Bakar (62) itu terpaksa menjadi tulang punggung keluarga, karena suaminya menderita pembengkakan kaki dan tidak bisa bekerja.

Jauh dari kata layak, pasangan suami istri ini tinggal di rumah berkontruksi kayu dengan atap rumbia.

Ketua LPD Indonesia Aceh Utara Sri Wahyuni, kepada AJNN mengatakan, pria berusia lanjut itu sudah tiga tahun menjerit kesakitan akibat menahan pembengkakan yang terjadi di kedua kakinya itu.

“Ketika kami sambangi, rumahnya sudah mulai keropos dan atapnya mulai bocor, selain itu juga tidak ada penerang listrik,” katanya, Minggu (19/4).

Selama ini, untuk kebutuhan rumah tangga, mereka hanya mengandalkan hasil upahan istrinya yang bekerja sebagai buruh cuci. Selain itu, terkadang mereka melanjutkan hidupnya dengan hasil pemberian belas kasih dari orang lain.

“Istrinya menjadi tulang punggung keluarga, dan kehidupan anaknya pun lebih sulit sama seperti mereka,” ujar Sri.

Sambung Sri Wahyuni, hingga saat ini Abu Bakar masih terbaring di rumah, dan hanya mengandalkan dua tongkat untuk dia bisa bergerak guna berjalan.

“Kami berencana akan mendampingi pengobatan beliau, namun karena masih kondisi Covid-19, makanya kami tunda dulu, selain itu anggaran juga belum mencukupi,” ujar Sri.

Sri menambahkan, jika ada dermawan ingin membantu mendonasi atau berinfak, bisa kirim langsung ke rekening, BNI Syariah 453315197 atas nama Lembaga Peduli Dhuafa, dan Konfirmasi Pengiriman 0853 8252 8913

“Bila Ada Yang Ingin mengunjungi langsung Bisa Hubungi 0852-6051-4047,” imbuhnya.

Komentar

Loading...