Unduh Aplikasi

Suaidi Yahya: Tradisi Meugang Tidak Dihilangkan, Cuma Jualnya Jangan di Pasar

Suaidi Yahya: Tradisi Meugang Tidak Dihilangkan, Cuma Jualnya Jangan di Pasar
Foto: Net

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe (Pemko) kembali menegaskan dan melarang pedagang menjual daging meugang di pasar. Hal itu dilakukan, untuk memutuskan mata rantai guna mencegah penyebaran Coronavirus Desease (Covid-19) sesusai protokol kesehatan.

"Tradisi meugang tidak dihilangkan, hanya saja kita minta pedagang jangan menjual daging di pasar," kata Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Jumat (17/4).

Baca: Pemko Lhokseumawe Larang Pedagang Jual Daging Megang di Pasar

 Menurut Wali Kota, alasan lain tidak dibolehkan menjual daging di pasar untuk menghindari desak- desakan dengan khalayak ramai orang. pihaknya sudah duduk dengan pihak muspika membahas hal itu.

Jikapun ada memotong sapi atau lainnya sebaiknya jualnya di desa masing-masing, dengan melakukan kordinasi dengan kepala desa.

"Kita sudah sampaikan hal itu kepada Muspika, agar disampaikan kepada keuchik. Hingga kemudian diteruskan kepada masyarakat," pungkas wali kota.

Realisasi APBK AJay

Komentar

Loading...