Unduh Aplikasi

STIKes Muhammadiyah Lhoksumawe Digugat Rp,1,1 Miliar

STIKes Muhammadiyah Lhoksumawe Digugat Rp,1,1 Miliar
Surat gugatan terhadap STIKes Muhammadiyah Lhoksumawe. Foto:Ist.

LHOKSEUMAWE – Seorang dosen tetap di kampus Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Lhokseumawe, Fauzi Abubakar menggugat Ketua Sekolah dan ketua Tim Penyusun borang akreditasi kampus tersebut senilai Rp 1,1 miliar ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe.

Gugatan dilayangkan karena dosen program studi Sarjana Ilmu Keperawatan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe itu tak terima namanya dimasukkan pada prodi Diploma tiga keperawatan untuk penyusunan borang akreditasi.

Selain Ketua Sekolah dan Tim Penyusun, Fauzi juga menggugat pengurus Perkumpulan Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (Perkumpulam LAM-PT Kes).

“Kasus ini berawal ketika nama klien kami dimasukkan pada prodi Diploma tiga keperawatan untuk penyusunan borang akreditasi. Padahal dia (Fauzi) tidak mengajar di prodi itu,” kata Kuasa Hukum Fauzi Abuakar, T Fakhrial Dani dari Kantor Law Firm “DN & Patners” kepada AJNN, Kamis (22/11).

Pencantuman nama Fauji kata T Fakhrial dilakukan tanpa melakukan konfirmasi dan pemberitahuan terlebih dahulu kepada yang bersangkutan. Selain mencantumkan nama, keduanya juga diduga melampirkan hasil karya Fauzi, pada borang akreditasi tersebut.

" Ini yang membuat klien kami merasa dirugikan walaupun dirinya dosen tetap di kampus tersebut, tapi dia tidak mengajar di Diploma itu, sehingga memilih melakukan gugatan," kata T Fakhrial.

Menurut dia, upaya somasi pernah dilakukan kliennya namun pihak STIKes tidak menanggapinya maksimal, sehingga Fauzi memilih membuat gugatan perbuatan melawan hukum.

“Kita ingin menuntut keadilan, bahwa hal itu tidaklah benar. Dan hari ini sudah mulai sidang hari pertama pada proses mediasi, namun salah satu dari mereka yang kita gugat tidak hadir, maka sidang ditunda pekan mendatang,” pungkasnya.

Komentar

Loading...