Unduh Aplikasi

SPEE SPMI Nilai UMP Aceh Belum Sesuai Kebutuhan Buruh

SPEE SPMI Nilai UMP Aceh Belum Sesuai Kebutuhan Buruh
Survei harga barang di Suman Mark, Sigli

PIDIE - Serikat Pekerja Elektrik Elektronik Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPEE SPMI), Propinsi Aceh menilai Upah Munimum Propinsi (UMP) kepada buruh yang ditetapkan Gubernur Aceh masih dibawah nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

"UMP Aceh tahun ini sebesar Rp 2,5 juta, namun belum sesuai dengan realita kebutuhan buruh," kata Ketua SPEE SPMI Aceh Saifuddin kepada wartawan, Senin (23/10) usai melakukan survei harga barang di Suman Market dan beberapa pasar di Pidie.

Tujuan melakukan survei, kata Saifuddin untuk mengetahui besar nilai kebutuhan hidup layak seorang pekerja dalam satu bulan dengan patokan pekerja lajang.

"Yang kita survei terhadap kebutuhan buruh sehari-sehari seperti makanan dan minimuan, Sandang, Perumahan (sewa), Kesehatan, Transportasi, Rekreasi, Tabungan dan lain-lain," ujarnya.

Saifuddin juga menjelaskan, hasil survei tersebut menjadi acuan yang nantinya akan dibahas dalam rapat dewan pengupahan di Propinsi Aceh yang melibatkan unsur dari pekerja, pemerintah dan pengusaha.

"Hasil rapat tersebut nantinya diajukan kepada Gubernur Aceh dan diteruskan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI," cetusnya.

Menurutnya, selama ini UMP ditetapkan melalui arahan dari Kemenaker RI kepada guberbur UMP 2018 ditetapkan susuai PP 2008 tahun 2015, yang mana harus melihat inflasi dan pertembuhan ekonomi.

"Kita berharap agar Gubernur Aceh dalam menetapkan UMP tahun 2018 berdasarkan melihat kebutuhan yang rill sesuai kebutuhan yang layak," pinta Saifuddin.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...