Unduh Aplikasi

Spanduk Penolakan KAMI Bertebaran di Aceh Singkil

Spanduk Penolakan KAMI Bertebaran di Aceh Singkil
Spanduk Organisasi KITA menolak keberadaan KAMI di empat Kecamatan Aceh Singkil. Foto dok: Polres Aceh Singkil

ACEH SINGKIL - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Singkil pantau sejumlah spanduk berisi tulisan "KITA Masyarakat Aceh Singkil menolak kehadiran Koalisi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Kabupaten Aceh Singkil".

"Spanduk itu terpantau sejak kemarin sekitar pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB," ujar Kapolres Aceh Singkil AKBP Mike Hardy Wirapraja melalui Kasubbag Humas Polres setempat Bripka Junaidi kepada AJNN.net Senin (9/11).

Adapun spanduk tersebut termonitor telah terpasang dibeberapa titik antara lain Kecamatan Singkil Utara di atas jembatan AMD Simpang Gosong Desa Ketapang Indah berbatasan dengan Desa Gosong Telaga Selatan Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil.

Selanjutnya Kecamatan Simpang Kanan di areal simpang tugu Desa Lipat Kajang Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil. Kecamatan Gunung Meriah di kawasan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Desa Rimo Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Kemudian Kecamatan Singkil di depan jalan Rumah Dinas Camat Singkil Desa Pulo Sarok Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.

Spanduk tersebut merupakan suatu bentuk penolakkan KAMI oleh organisasi _KITA_ terhadap Kehadiran KAMI di wilayah Kabupaten Aceh Singkil walaupun sampai saat ini belum ada kelompok Organisasi KAMI di wilayah Sekata Sepekat.

Kemudian prediksi lainnya diperkirakan akan adanya aksi penolakan yang dilakukan oleh Organisasi _KITA_ yang menolak Kehadiran KAMI di Kab.Aceh Singkil.

Sebagaimana diketahui KAMI adalah sebuah gerakan dibentuk beberapa tokoh yang berpengaruh tanah air yang telah dideklarasikan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, pada tanggal 18 Agustus 2020 lalu.

KAMI adalah gerakan moral rakyat Indonesia dari berbagai elemen dan komponen yang berjuang bagi tegaknya kedaulatan negara, terciptanya kesejahteraan rakyat, dan terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Namun belakangan Organisasi KAMI bertolak belakang dengan pemerintah karena dinilai tidak sejalan dengan pemerintah saat ini.

|KHAIRUMAN

Komentar

Loading...