Unduh Aplikasi

SPAK Apresiasi Aturan tentang Pemberian ASI Eksklusif

SPAK Apresiasi Aturan tentang Pemberian ASI Eksklusif
Foto salinan peraturan gubernur tentang pemberian ASI.
BANDA ACEH - Penerbitan Peraturan Gubernur Nomor 49 Tahun 2016 tentang pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif, yang diterbitkan oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah, adalah cara Aceh membangun generasi yang berkualitas.

Baca: Tekan Angka Stunting, Zaini Abdullah Terbitkan Pergub Pemberian ASI Eksklusif

Dengan pemberian ASI eksekutif, dan waktu persiapan menuju proses persalinan yang panjang, akan terjalin interaksi yang lebih baik antara ibu dan bayi mereka. Dalam proses persalinan, hal ini akan mempersiapkan mental dan fisik ibu. Dan saat menyusui, proses menyusui akan membangun emosi yang lebih baik antara ibu dan anak.

“Langkah ini adalah terobosan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi,” kata Koordinator Solidaritas Perempuan Anti-Korupsi (SPAK) Aceh, Yulinda Wati, kepada AJNN, Selasa (16/8). “Kebijakan ini sangat efektif untuk perempuan.”

Baca: Pergub Cuti Enam Bulan Hamil Wujud Kebijakan Pro Keluarga

Menurut Yulinda, penerapan kebijakan tersebut bisa membuat ibu dapat mendampingi anaknya selama enam bulan penuh dan sang bayi akan mendapatkan ASI murni dari ibunya sendiri. Dari sisi kesehatan, anak-anak yang diberikan ASI secara eksklusif selama enam bulan terbukti lebih sehat. Jadi, tambahnya, dikaji dari sisi manapun, pemberian ASI ini sangat menguntungkan bagi Aceh.

Namun Yulinda berharap implementasi peraturan ini harus benar-benar dijalankan. Para pejabat harus memahami esensi peraturan ini. Dia juga berharap, selama pengambilan cuti, maka bayaran yang diterima cukup gaji pokoknya saja. Seperti tunjangan kerja, jangan diberikan selama pengambilan cuti, karena sangat tidak adil dengan mereka yang bekerja penuh.

Baca: Pergub Cuti Hamil Enam Bulan Patut Diapresiasi

Yulinda juga berharap aturan ini segera dapat dilaksanakan, tidak hanya di instansi pemerintahan, namun juga di perusahaan swasta di Aceh. Dengan demikian, di masa mendatang, Aceh akan mendapatkan anak-anak cerdas dan kuat, sehingga daerah ini benar-benar melahirkan generasi yang cerdas dan beriman.

Komentar

Loading...