Unduh Aplikasi

Sop Kreh Kroh: Kasus KDRT Bukan Tanggung Jawab Bupati

Sop Kreh Kroh: Kasus KDRT Bukan Tanggung Jawab Bupati
Debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya periode 2018-2023 di aula utama gedung DPRK setempat, Jumat (22/6).

PIDIE JAYA - Calon Bupati Pidie Jaya nomor urut empat, M Yusuf Bin Usman dinilai kurang memahami undang-undang dan peraturan pemerintah terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Menurut M Yusuf Bin Usman atau yang biasa disapa Sop Kreh Kroh kasus KDRT itu bukan tanggung jawab bupati.

Jawaban tersebut disampaikan Sop Kreh Kroh saat menjawab pertanyaan dari penalis, Syarifah Rahmatilah terkait penekanan terhadap perempuan dan anak jika terpilih sebagai bupati Pidie Jaya, dalam debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya periode 2018-2023 di aula utama gedung DPRK setempat, Jumat (22/6).

"Apa yang anda lakukan untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak jika anda terpilih sebagai bupati Pidie Jaya," tanya penalis Syarifah.

Sop Kreh Kroh mengatakan soal kekerasan terhadap anak itu bukan tanggung jawab bupati, tapi itu urusan orang tua masing-masing.

"Itu urusan orang tua masing-masing," jawab Sop Kreh Kroh.

Untuk diketehui, debat kandidat tersebut digelar oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat. Ada empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pidie Jaya yang mengikuti debat publik tersebut.

Keempat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati tersebut yaitu, Yusri Yusuf-Saifullah, Aiyub Abbas-Said Mulyadi, Muhibbuddin M Husen-M Yusuf Ibrahim, dan M Yusuf Bin Usman-Anwar Ishak.

Komisioner KPU RI selaku pelaksana tugas KIP Pidie Jaya, Ilham Saputra dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan debat tersebut sebagai salah satu media kampanye pasangan calon pemimpin Pidie Jaya periode 2018-2023.

Dengan diadakan debat kandidat yang disiarkan langsung di TVRI Aceh itu diharapkan dapat menambah pengetahuan lebih bagi masyarakat Pidie Jaya dalam menentukan pilihannya pada 27 Juni mendatang.

"Debat ini juga dilakukan guna mendengar visi-misi calon sehingga pemilih dapat menentukan pilihannya dengan baik," kata Ilham Saputra.

Pantauan AJNN, debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya dimulai pukul 15:00 WIB. Debat itu diawali dengan penyampaian visi misi masing-masing pasangan calon.

Kemudian dilanjutkan pertanyaan oleh tiga panelis yaitu, Humam Hamid, Rustam Efendi dan Syarifah Rahmatillah, masing-masing pasangan calon diberi waktu selama dua menit untuk menyampaikan visi misi dan menjawab pertanyaan.

Komentar

Loading...