Unduh Aplikasi

Solar Langka, Nelayan Lhokseumawe Tak Bisa Melaut

Solar Langka, Nelayan Lhokseumawe Tak Bisa Melaut
Kapal nelayan menepi di TPI Pusong Lhokseumawe. Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE - Sebulan sudah nelayan di Kota Lhokseumawe tidak bisa melaut karena bahan bakar minyak yang mereka gunakan langka di kota tersebut.

Pantauan AJNN, puluhan kapal motor milik nelayan bersandar di TPI Pusong Lhokseumawe. Terlihat juga nelayan yang menganggur memilih untuk memperbaiki kapal dan pukat jarring yang mereka gunakan untuk melaut.

Salah seorang tekong nelayan, Nasruddin mengatakan sudah satu bulan ribuan nelayan menganggur di Kota Lhokseumawe. Semua disebabkan karena bahan bakar solar sulit didapatkan dan membuat aktivitas nelayan untuk mencari rezki terknedala. Sehingga membuat mereka merugi juga berdampak pada ekonomi keluarga.

“Puluhan kapal terpaksa menepi, dan ribuan nelayan menganggur akibat tidak bisa melaut. Dan ini akan sangat berdampak pada pendapatan kami, khususnya untuk memenuhi ekonomi keluarga terpaksa berutang,” katanya kepada AJNN, Kamis (17/10).

Ia mengungkapkan jika pun mereka harus memakai minyak industri, maka pengeluaran tidak akan sesuai dengan pendapatan yang diperoleh. Mengingat hasil melaut juga sangat minim, dan ini yang membuat para nelayan terpaksa menunggu solar bersubsidi tersedia lagi.

“Kami berharap kepada pemerintah supaya meninjau dan melihat langsung kondisi dan keluh kesah nelayan di lapangan. Sehingga kehidupan nelayan bisa normal dan layak seperti biasanya,” imbuhnya.

 

Komentar

Loading...