Unduh Aplikasi

Sodomi Anak di Bawah Umur, Seorang Pria Aceh Besar Dibekuk

Sodomi Anak di Bawah Umur, Seorang Pria Aceh Besar Dibekuk
ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Seorang pria berinisial DAR alias YL (49) warga Aceh Besar ditangkap setelah mencabuli dan menyodomi dua anak laki-laki di bawah umur. Korban yang masih berusia dua dan tiga tahun itu merupakan keluarganya sendiri.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasatreskrim AKP M Taufiq menyebutkan kasus ini terungkap saat orang tua korban melihat anaknya kesakitan di bagian belakang dan korban pun menceritakan kejadian yang dialaminya.

"Pasca kejadian itu, kedua balita terlihat takut tidak seperti biasanya, orang tua korban mencari tahu apa yang terjadi. Korbanpun menceritakan kejadian bejat pelaku," katanya, Rabu (15/7).

Didampingi kanit PPA Ipda Puti, M Taufiq menyebutkan pelaku ditangkap di salah satu warung kopi di Peukan Bada setelah pihak keluarga melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

"Saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan serta mengakui perbuatannya," kata AKP M Taufiq.

Dari hasil keterangan pelaku, kejadian bejat itu terjadi saat kedua korban sedang bermain bersama neneknya. Kemudian datang tersangka menghampiri korban dengan becak motor yang dikendarainya dan membawa korban untuk jalan-jalan.

"Korban di bawa ke kebun serta dilakukan penganiayaan berupa perbuatan sodomi terhadap sang balita," ujarnya.

Dari keterangan istri tersangka, kata M Taufiq, pelaku memilki kebiasaan buruk yakni suka berhubungan badan lewat belakang dengan istrinya. Bahkan tersangka marah dan memukul jika keinginannya tidak dituruti.

"Pelaku dijerat dengan UU perlindungan anak dengan ancamam 15 tahun penjara. Karena tersangka ada kaitannya dengan korban, hukumannya ditambah sepertiga dari hukuman pokok," kata M Taufiq.

Kanit PPA, Ipda Puti menghimbau agar para orang tua untuk menjaga anak-anak dalam kegiatan kesehariannya, sehingga kasus ini tidak terulang lagi.

"Kita bersama tim konseling telah melakukan upaya untuk memulihkan rasa trauma yang dialami korban," pungkas Ipda Puti. 

Komentar

Loading...