Unduh Aplikasi

Soal Pukat Trawl di Aceh Utara, Wabup: Tim Akan Bekerja Lebih Solid

Soal Pukat Trawl di Aceh Utara, Wabup: Tim Akan Bekerja Lebih Solid
Wakil Bupati Aceh Utara (dua kiri) saat menemui nelayan di Depan Kantor Bupati  Aceh Utara. Foto: AJNN/Sarina.  

ACEH UTARA – Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf meminta waktu satu pekan kepada nelayan tradisional Kuala Pasee, untuk menyelesaikan persoalan pukat trawl yang masih marak beroperasi di Aceh Utara.

“Harapan nelayan agar pukat trawl itu tidak beroperasi lag, merupakan harapan kami juga dari pemeintah,” kata Fauzi atau kerap disapa Sidom Peng itu kepada AJNN, Selasa (24/11).

Fauzi menyampaikan kalau pihaknya meminta waktu kepada nelayan untuk menyelesaikan persoalan itu dalam jangka satu pekan. Dengan terlebih dulu berkoordinasi dengan lintas Muspida, mulai dari Marinir, Polairud dan intansi terkait lainnya.

Baca juga: Pukat Trawl Kian Mengganas, Nelayan Aceh Utara Datangi Kantor Bupati

Salinan ini telah tayang di http://www.ajnn.net/news/pukat-trawl-kian-mengganas-nelayan-aceh-utara-datangi-kantor-bupati/index.html.

“Supaya ini bisa cepat teratasi, kita segera berkoordinasi dengan Muspida," ujar Fauzi.

Terkait soal ancaman nelayan yang akan membakar pukat Trawl saat kedapatan, orang nomor dua di Aceh Utara itu berharap hal itu tidak terjadi setelah persoalan ini mereka jembatani.

Kata Wabup, secara aturan, pukat trawl tersebut memang tidak boleh lagi beroperasi. Namun, saat petugas melakukan penertiban tidak ditemukan, akan tetapi ketika tidak ada patroli malah marak.

“Kita akan bekerjasama lebih solid, untuk warga nelayan Aceh Utara. Agar terjadi komitmen bersama untuk menindak masalah tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya, Puluhan nelayan tradisional Kuala Pasee, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, mendatangi kantor bupati setempat, Selasa (24/11).

Kedatangan mereka sekitar pukul 11.30 WIB itu guna, meminta supaya pemerintah daerah segera menertibkan pukat trawl yang kian mengganas dan meresahkan nelayan tradisional.

Komentar

Loading...