Aplikasi AJNN.net

Kini tersedia di Play Store

Unduh Aplikasi

Soal Pengelolaan Otsus, MaTA Ajak Semua Pihak Lihat UUPA Pasal 179

Soal Pengelolaan Otsus, MaTA Ajak Semua Pihak Lihat UUPA Pasal 179
BANDA ACEH -  Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian mengajak semua pihak di Aceh melihat kembali UUPA Pasal 179 tentang dana otonomi khusus (Otsus) menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk kabupaten/kota.
 
Hal itu disampaikan Alfian menanggapi rencana Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh untuk menarik kewenangan pengelolaan dana otonomi khusus (otsus) di kabupaten/kota. Menurutnya UUPA menjadi cerminan persoalan itu.
 
"Kita tidak mau orang Aceh sendiri mencoba membongsai dan mengabaikan aturan yang sudah ada," kata Alfian kepada wartawan, Kamis (24/11).
 
Menurut Alfian, soal selama ini banyak terjadi kesalahan dalam tata cara mengurusnya, Pemerintah Aceh dan DPRA harus memanggil pihak kabupaten/kota untuk duduk bersama supaya dapat mengidentifikasi apa saja masalah yang terjadi selama ini.
 
Dengan demikian, kelemahan-kelemahan yang ada bisa diperkuat kembali. Misalnya, selama ini fungsi DPRA maupun DPRK lemah dalam melakukan pengawasan terkait dana otsus, itu harus diperkuat hal itu menjadi salah satu mandat atau tugas mereka.
 
"Saya pikir harus memulai dengan niat yang baik demi Aceh," ujarnya.
 
Terkait pembagunan, kata Alfian, tidak bisa dijamin akan lebih baik jika berdasarkan aturan baru tersebut, karena basis selama ini proses perencanaan lebih kepada basis keinginan bukan kebutuhan rakyat.
 
"Saya bilang basis keinginan, karena banyak proyek-proyek apalagi dana otsus itu setelah dibangun tidak digunakan di daerah, banyak kita lihat dua tahun dibangun tapi tidak difungsikan, dan itu terjadi hampir seluruh kabupaten kota  di Aceh, " jelas Alfian.
 
"Melihat dana otsus sudah berjalan sembilan tahun, maka mari bersama membuang keegoisan atau kepentingan politik, sehingga penggunaan sisa dana otsus ini lebih bermanfaat bagi masyarakat Aceh," kayanya.

Komentar

Loading...