Unduh Aplikasi

SMK 1 Al Mubarkeya Sabet 6 Juara Kursus Pramuka

SMK 1 Al Mubarkeya Sabet 6 Juara Kursus Pramuka
Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Muslem Yakob, saat mengalungkan medali emas kepada juara I Instruktur Muda Pramuka SMK tingkat Provinsi Aceh di Banda Aceh, Minggu (14/10). Foto:Ist.

BANDA ACEH - SMKN 1 Al Mubarkeya Aceh Besar menyabet enam juara satu sekaligus di ajang Kursus Instruktur Muda Pramuka jenjang SMK yang digelar dinas Pendidikan Aceh. Mereka mengungguli 207 peserta yang turut ambil bagian diajang yang diikuti seluruh perwakilan SMK di Aceh tersebut.

Keenam pelajar SMK Negeri 1 Al Mubarkeya tersebut yakni Khairunnisa, Rizky Nadila, Rahayu Widiyanti, Azri Ahmad Fahrozi, M. Afandi dan Ikhsan Maulana Putra. Adapun peraih juara I lainnya yakni Muhammad Haris (SMK-PP Negeri Saree), M. Sabirin (SMK Negeri 1 Jantho) dan Intan Zahura (SMK Negeri Penerbangan Aceh)

"Teruslah pertahankan prestasi yang ada untuk menggapai segudang prestasi di berbagai even lainnya baik di tinggkat Kabupaten/Kota, Provinsi, Nasional bahkan Internasional. Yang belum juara, teruslah belajar, karena kekalahan bukan penghalang menuju sukses," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Muslem Yakob, saat menutup kegiatan tersebut, Minggu (14/10) kemarin.

Muslem Yakob mengatakan kursus tersebut merupakan kegiatan penting yang digelar untuk mencari bibit-bibit unggul instruktur muda yang handal dan berbakat. Tak hanya itu kursus juga sebagai upaya membentuk karakter dan kedisiplinan serta wahana silaturrahmi dalam meningkatkan penghayatan ilmu ketrampilan kepramukaan.

"Selama beberapa hari ini peserta mendapatkan ilmu dari kakak-kakak instruktur, tentang bagaimana menjadi muda melalui lima kegiatan utama, yaitu kepemimpinan, kedisiplinan, kebangsaan, kreativitas, dan kepedulian," ujar Muslem Yacob.

Untuk itu kata dia kegiatan tersebut hendaknya mampu meningkatkan kreativitas peserta terutama dalam pengembangan pendidikan kepramukaan, membentuk karakter dan memacu kemampuan peserta agar berfikir kritis. Muslem berharap materi yang diperoleh menjadi modal utama bagi para peserta.

"Perlu diingat tidak ada pengalaman yang sia-sia. Itu sebabnya, selagi muda, carilah ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin. Manfaatkan momentum ini untuk membangun jejaring dan aktif di berbagai organisasi yang bernilai positif serta jadilah instruktur muda yang handal dapat dibanggakan keluarga, sekolah dan masyarakat," imbaunya.

Kursus Instruktur Muda Pramuka digelar Dinas Pendidikan Aceh merujuk pada Permendikbud Nomor 39 Tahun 2008 tentang pembinaan kesiswaan, dimana kegiatan kesiswaan yang dilaksanakan di sekolah harus mampu menumbuhkembangkan karakter siswa. Pengembangan potensi peserta didik tersebut sesuai tujuan Pendidikan Nasional diantaranya diwujudkan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang merupakan kegiatan dalam program kurikuler.

Dengan demikian akan lahir calon-calon instruktur muda yang handal, berbakat, cerdas dan berakhlak mulia. Penutupan Kursus Instruktur Muda Pramuka pelajar SMK se-Aceh itu tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Aceh, Teuku Miftahuddin, pelaksana kegiatan Kursus Instruktur Muda Pramuka SMK Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Aceh, Zulkarnaini.

Peserta dibina dewan juri dan wasit yang berasal dari Kwarcab Banda Aceh, Aceh Besar dan Kwarcab Subulussalam. Kegiatan kursus meliputi, pendekatan andrologi, yang terfokus pada pembelajaran diri interaktif progesif dengan melibatkan peserta secara langsung ilmu kepramukaan

iPustakaAceh

Komentar

Loading...