Unduh Aplikasi

Sidang Tuntutan Korupsi Telur Ayam Ditunda

Sidang Tuntutan Korupsi Telur Ayam Ditunda
Sidang tuntutan korupsi telur ayam ditunda. Foto; AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa korupsi telur ayam hasil produksi UPTD Balai Ternak Non Ruminansia (BTNR) Saree, Aceh Besar yakni Ramli Hasan dan Muhammad Nasir ditunda hingga 5 Agustus 2020.

Ditundanya sidang lantaran tim Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Aceh Besar menyatakan belum siap terhadap surat tuntutannya.

"Karena surat tuntutannya belum sempurna, kami mohon agar sidang hari ini bisa ditunda," kata JPU Kejari Aceh Besar, Taqdirullah, Selasa (28/7).

Baca: Alasan Covid-19 dan Sakit, Tiga Saksi Kasus Korupsi Telur Ayam Tidak Dapat Dihadirkan

Atas permohonan penuntut umum, maka hakim anggota Edwar memberikan waktu delapan hari kepada penuntut umum untuk menyiapkan tepat waktu. Sehingga persidangan dapat dilanjutkan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Sementara Junaidi kuasa hukum terdakwa Muhammad Nasir menyebutkan pihak akan menyiapkan pledoi atau nota pembelaan terhadap tuntutan penuntut umum pada sidang berikutnya.

Baca: Kasus Korupsi Telur Ayam, Jaksa Hadirkan Kadis Peternakan Aceh ke Persidangan

"Kami akan menyusun nota pembelaan secara maksimal untuk mematahkan tuntutan penuntut umum dan membuktikan klien kami tidak bersalah dalam kasus ini," kata Junaidi.

Sebelumnya, penuntut umum mendakwa kedua terdakwa melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang menimbulkan kerugian negara.

Para terdakwa telah melakukan tindakan korupsi dengan tidak menyetor hasil penjualan telur ayam ke kas daerah sebagaimana mestinya. Dari hasil audit BPKP ditemukan kerugian negara sebesar Rp2,6 miliar.

Komentar

Loading...