Unduh Aplikasi

Sidang Praperadilan Silver Sea, Kuasa Hukum Ajukan 17 Bukti

SABANG - Tim kuasa hukum Silver Sea mengajukan 17 bukti dokumen untuk mendukung dalil permohonannya di Pengadilan Negeri (PN) Sabang, Kamis (15/10).

"Dalam persidangan kemarin kita menyerahkan sejumlah bukti dokumen sebagai pendukung permohonan di PN," Kata Hendri Rivai, Jumat (16/10).

Ia menjelaskan ke 17 bukti dokumen tersebut antara lain Surat Perintah Panyidikan (Sprindik) yang dikeluarkan oleh Kasatker Belawan atas penetapan kapten kapal Yotin Kuarabiab, serta penyitaan kapal MV.Silver Sea.

"Kita juga menyerahkan semua dokumen kapal keberangkatannya dari Thailand ke Papua Nugini," ujarnya.

Penetapan kapten kapal Yotin Kuarabiab dalam sprindik tersebut, dirinya menilai adanya kejanggalan. Dimana penyidik mengeluarkan dua sprindik dihari yang sama.

"Kita pertanyakan dua sprindik yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke penyidik, secara hukum tidak sah," jelasnya.

Selain itu, kata Hendri dalam dua sprindik tersebut terlebih dahulu menyebutkan nama tersangka.

"Padahal sprindik merupakan dimulainya penyidikan, tapi dalam sprindik tersebut nama Yotin sudah ditetapkan tersangka," katanya.

Sementara tim kuasa hukum KKP Leonard Arpan Aritonang menyerahkan 26 bukti ke PN Sabang. Salah satunya Surat Kuasa untuk mengajukan permohonan praperadilan yang banyak kecacatan hukum.

Sidang yang dipimpin hakim tunggal Noor Ichwan Ichlas Ria Adha, SH dilanjutkan pada hari ini, Jumat (16/10) dengan agenda kesimpulan dari pemohon dan termohon.

| TOMMY

Komentar

Loading...