Unduh Aplikasi

Sidang Pembacaan Nota Pembelaan Terdakwa Korupsi Telur Ayam Ditunda

Sidang Pembacaan Nota Pembelaan Terdakwa Korupsi Telur Ayam Ditunda
Sidang tuntutan korupsi telur ayam. Foto; AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Sidang korupsi penjualan telur ayam pada Dinas Peternakan Aceh dengan kerugian negara mencapai Rp2,6 miliar dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi di tunda.

Penundaan persidangan tersebut disampaikan hakim anggota, Juanda dalam sidang di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Rabu (26/8).

Sidang lanjutan dengan agenda pledoi ditunda disebabkan terdakwa dan kuasa hukumnya belum rampung menyiapkan berkas pledoi untuk di bacakan dalam persidangan. Kedua Penasihat hukum terdakwa memohon agar sidang dapat dilanjutkan dua hari kedepan Jumat 28 Agustus 2020.

Baca: Penasihat Hukum Terdakwa Korupsi Telur Ayam: Tuntutan Jaksa Tak Sesuai Fakta Persidangan

"Sidang ditunda dua hari kedepan dengan agenda yang sama. Kepada terdakwa atau penasihat hukum untuk merampungkan berkas pledoinya," kata hakim Juanda.

Persidangan tersebut menghadirkan terdakwa Ramli Hasan yang menjabat sebagai kepala Unit Pelaksana Balai Ternak Non Ruminansia (UPTD BTNR) Dinas Peternakan Aceh di Saree, Aceh Besar dan terdakwa Muhammad Nasir sebagau bawahan Ramli Hasan.

Pada sidang tersebut, terdakwa Muhammad Nasir hadir didampingi penasihat hukumnya, Zulfan. Hadir juga Jaksa Penuntut Umum (JPU) Taqdirullah dari Kejaksaan Negeri Aceh Besar.

Sebelumnya dua terdakwa korupsi telur ayam dituntut masing-masing delapan tahun penjara dan pidana denda masing-masing Rp300 juta subsidair tiga bulan. Sedangkan terdakwa Ramli Hasan ditambah uang pengganti sebesar Rp 2,6 miliar.

Jumlah uang pengganti tersebut selambat lambatnya harus dibayarkan ke negara satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap. 

Komentar

Loading...