Unduh Aplikasi

Siapa Untung Siapa Buntung

Siapa Untung Siapa Buntung
Ilustrasi: AMC

DUA kutub pengerjaan proyek tahun jamak semakin menjauh. Masing-masing kubu beradu argumentasi kuat untuk meneruskan sikap mereka. Suara anggota dewan terbelah. Menjadi pendukung proyek tahun jamak atau penolak.

Mayoritas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, dalam sidang paripurna, kemarin, bersikukuh membatalkan proyek tahun jamak. Mereka menilai proses pengajuan anggaran pembangunan 14 ruas jalan yang dibiayai dana otonomi khusus itu cacat prosedur.

Pihak yang mendukung menilai pembangunan jalan itu harus diteruskan. Belanja modal dari proyek senilai lebih dari Rp 2 triliun, dalam tiga tahun, itu akan berdampak pada perputaran ekonomi yang saat ini seret.

Proyek ini juga membuka keterisoliran sejumlah daerah di Aceh dan melancarkan lalu lintas manusia dan barang. Selain memudahkan, hal ini juga mendorong harga-harga lebih murah dan distribusi hasil pertanian dan perkebunan lebih mudah.

Dalam urusan ini, Pemerintah Aceh berada di atas angin. Dengan atau tanpa persetujuan DPR Aceh, Pemerintah Aceh dapat meneruskan proyek yang sebagian uangnya telah disetujui dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh 2020.

Jika perseteruan ini berlanjut, maka proses pembahasan APBA-Perubahan 2020 bakal terganjal. Proses pembahasan KUA-PPAS dipastikan tidak dapat dilaksanakan dan APBA 2021 tak mungkin disepakati bersama eksekutif dan legislatif.

Artinya, pelaksana tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah melenggang sendirian dengan menetapkan APBA 2021 lewat peraturan gubernur. Kondisi ini jelas makin merugikan DPR Aceh. Praktis tak ada lagi pokok pikiran dewan yang masuk ke dalam APBA 2021.

Masyarakat tak perlu khawatir. Di tengah pandemi ini, perseteruan dua kubu ini akan mendorong banyak kebaikan. Satu di antaranya adalah proses pengawasan terhadap pelaksanaan proyek yang semakin ketat. 

Dewan, yang tak lagi memiliki kepentingan apapun selain mengawasi pelaksanaan anggaran, akan bekerja lebih keras memastikan seluruh proyek dikerjakan dengan baik oleh eksekutif. Perseteruan ini mungkin membawa berkah dan untung bagi rakyat Aceh.

Komentar

Loading...