Unduh Aplikasi

Shabela: Anggota DPRA Berdosa Jika Tak Dukung Proyek Tahun Jamak

Shabela: Anggota DPRA Berdosa Jika Tak Dukung Proyek Tahun Jamak
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar. Foto: AJNN/Fauzi Cut Syam

ACEH TENGAH - Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengharapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mendukung proyek 14 ruas jalan dengan skema tahun jamak, salah satunya di Samar Kilang.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut berdampak besar untuk ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman.

“Kehadiran jalan Samar Kilang khususnya akan berdampak besar karena akan menghubungkan dengan kabupaten lainnya sehingga hasil pertanian akan mudah dipasarkan,” katanya,

Kata dia, pembangunan ruas jalan tersebut juga bagian dari janji untuk mengsejahterakan masyarakat, dan merupakan hajat hidup orang banyak sehingga patut untuk didukung dan dilaksanakan pengerjaannya.

"Maka anggota DPRA yang tidak mendukung proyek 14 ruas jalan yang dibangun dengan skema tahun jamak sangat berdosa," katanya.

Dia menambahkan, infrastruktur merupakan salah satu faktor penting yang mendorong kemajuan dan peningkatan ekonomi masyarakat di sebuah kawasan.

Berikut ini keempat belas ruas jalan yang dibangun dengan skema tahun jamak serta besaran anggarannya:

1. Jantho–Aceh Jaya (40 km); Total biaya 148,40 M; 32,4 M (2020); AC-BC 8 km; galian biasa (1.148.146 m3); batu lunak (121.100 m3); box 10 unit; bronjong (2.000 m2); drainase (2.560 m3)

2. Sp.Tiga Redelong–Pondok Baru–Samar Kilang (60 Km); Total biaya 252 M; 20 M (2020); AC-BC 18 km; AC-WC 60 km;

3. Batas Gayus–Babah Roet = 28,4 Km; Total biaya 125,3 M; 19 M (2020); AC-BC 4,7 km; AC-WC 28,4 km; box 4 unit; bronjong/TPT (4.766 m3); drainase (5.692 m3).

4. Trumon–Bts.Singkil (Segmen 1) = 36,6 km; Total biaya 139 M; 24,8 M (2020); AC-BC 11,6 km; AC-WC 36,6 km; bronjong/TPT (4.997 m3); box 21 unit; saluran (10.000m2).

5. Trumon–Bts.Singkil (Segmen 2) = 16,6 km; Total biaya 139 M; 21,2 M (2020); AC-BC 16,6 km; AC-WC 16,6 km; bronjong/TPT (6.570 m3); box 21 unit; drainase (5.450 m3).

6. Sinabang-Sibigo = 105,8 Km; Total biaya 83 M; 11,6 M (2020); AC-BC 13 km; AC-WC 13 km.

7. Nasreuhe–Lewak-Sibigo= 141,38 Km; Total biaya 165 M; 19,4 M (2020); AC-BC 24 km; AC-WC 24 km.

8. Peureulak–Lokop–Batas Gayus (Segmen 1)= 42 km,Total biaya 201 M; 29,7 M (2020); AC-BC 22,5 km; AC-WC 20,81 km, box 10 bh, drainase 2.406 m3; Bronjong/TPT 14.769 m3

9. Peureulak–Lokop–Bts.Gayus (Segmen 2) = 41 km; Total biaya 205 M; 29,71 M (2020); AC-BC 30 km; AC-WC 28,6 km; box 20 unit; saluran 1.512 m3; bronjong/TPT (4.149 m3);

10. Peureulak–Lokop–Bts.Gayus (Segmen 3)= 27,4 km; Total biaya 223,6 M; 29,71 M (2020); AC-BC 27,4 km; AC-WC 27,4 km; box 7 unit; TPT (5.757 m3); drainase (3.232 m3).

11. Bts Atim–Pining-Blangkejeren = 61,4 Km; Total biaya 181,8 M; 25,8 M (2020); AC-BC 20,4 km; AC-WC 22,6 km; bronjong/TPT (6.415m3); drainase (7.476 m3), beton K250 (2.234 m3).

12. Bts ATim–Kota Karang Baru = 41,3 km; Total biaya 69,8 M; 25 M (2020); AC-BC 14,3 km; box 8 unit.

13. Blangkejeren–Tongra–Bts.Abdya = 91,3 Km; Total biaya 396 M; 32,7 M (2020); AC-BC 41,9 km; AC-WC 90,2 km; bronjong/TPT (1.350 m3); box 20 unit; drainase (46.371 m3).

14. Bts Asel–Kuala Baru–Singkil–Telaga Bakti (P.045.13) = 42 Km; Total biaya 72,6 M; 25 M (2020); AC-BC 28,9 km; urpil 28,95 km; psngn batu (1.207 m3).

Komentar

Loading...