Unduh Aplikasi

Setiap Gampong Harus Punya Sekolah PAUD

Setiap Gampong Harus Punya Sekolah PAUD
BANDA ACEH - Pendidikan Anak Usia Dini atau Paud merupakan jenjang awal dari pembinaan anak. Karena itu, sekolah pra dasar ini dipandang penting untuk diadakan di semua gampong di Aceh.

"Paud merupakan bentuk pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik, kecerdasan dan emosional anak," ujar Hj. Niazah A. Hamid, Bunda Paud Aceh saat membuka acara Apresiasi Bunda Paud Aceh, Jumat (12/08). Hal tersebut, lanjut istri Gubernur Zaini Abdullah ini, agar anak tumbuh secara berkualitas sehingga lebih siap saat memasuki pendidikan dasar.

Pola pengajaran Paud tidak sama dengan sekolah formal. Tingkat kesulitan dalam mengajari para anak usia di bawah enam tahun lebih tinggi dibanding sekolah formal. Secara alamiah, perkembangan setiap anak berbeda, baik inteligensia, bakat, kreativitas, jasmani dan sosialnya. Jika kerja otaknya dirangsang sejak dini, akan ditemukan potensi unggul di dalam diri mereka. Itu sebabnya dibutuhkan program yang mampu membuka kapasitas tersembunyi dari anak melalui pembelajaran yang bermakna. "Paud adalah jawaban  terbaik untuk menangani masalah itu," ujar Niazah.

Niazah menambahkan Paud penting dan harus dikembangkan di seluruh Aceh agar semua anak punya kesempatan mendapatkan pembelajaran untuk mengasah dirinya sejak dini.

Pencanangan satu desa satu Paud sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Namun baru di dua kabupaten dan kota yaitu Sabang dan Aceh Jaya yang saat ini telah punya sekolah Paud di tiap desa. Karena itu, Niazah meminta, agar seusai apresiasi Bunda Paud nantinya, para Bunda Paud dari 23 kabupaten bisa lebih giat lagi mengkampanyekan pentingnya Paud ke semua gampong di masing-masing kabupaten.

Melalui apresiasi Bunda Paud, Niazah berharap, para guru bisa lebih peduli dan semangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak di Aceh. "Guru adalah amanah dari orang tua untuk mendidik anak mereka. Karena itu bekerjalah dengan sepenuh hati, penuh keikhlasan serta memiliki kasih sayang kepada anak-anak."

Senada dengan Niazah, Hasanuddin Darjo, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, menyebutkan pendidikan Paud harus ada di tiap gampong di Aceh. "Ada 1,1 juta anak yang saat ini menunggu para guru," ujar Darjo. Karena itu, peran guru khususnya guru Paud penting untuk mendampingi tumbuh kembang anak.

"Gubernur ingin pendidikan di Aceh punya integritas dan berdaya saing. Semua diawali dari pendidikan pra dasar yaitu Paud," ujar Darjo.

Saat ini, kata Darjo, ada sekitar 250 ribu guru yang tersebar di seluruh Aceh. Sebagian di antaranya adalah Guru Paud. Darjo meminta agar semua guru mendukung program Gubernur Zaini, yaitu memajukan pendidikan di Aceh sehingga berdaya saing dan punya integritas.

Komentar

Loading...