Unduh Aplikasi

Setahun Pasca-Dibangun, Rumah Kemasan Milik Pemkab Pidie Belum Bisa Difungsikan

Setahun Pasca-Dibangun, Rumah Kemasan Milik Pemkab Pidie Belum Bisa Difungsikan
Rumah kemasan milik yang berada di simpang Pasar Pidie, Kecamatan Pidie hingga kini belum bisa difungsikan. Foto: AJNN.Net/Salman

PIDIE - Rumah kemasan milik Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Pidie belum dapat dimanfaatkan para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk mencetak kemasan produksi yang dihasilkan.

Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian pada Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan UKM Pidie, Mardaini  kepada AJNN, Selasa (22/10) mengatakan, bangunan rumah kemasan memang telah rampung dikerjakan pada tahun 2017 lalu. Namun belum dapat difungsikan karena belum dilengkapi peralatan mesin yang dibutuhkan.

"Belum ada peralatan mesin, sehingga belum dapat difungsikan," ujarnya.

Mardaini menjelaskan, pada tahun 2018 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dianggarkan untuk pengadaan peralatan mesin sebesar Rp 1,5 miliar. Namun gagal dilakukan ditender karena pergantian sistem aplikasi.

"Saat itu terkendala saat meng-apload dokumen karena sistem aplikasi LPSE sudah berganti SPSE sehingga gagal dilakukan proses tender," ujarnya.

Sejatinya, peralatan mesin rumah kemasan yang dibutukan meliputi mesin cetak kemasan, mesin pemotong (Cutting), mesin pelipat (Pond) dan mesin sablon dan mesin pendukung lainnya.

Tahun ini, Pemerintah Kabupeten Pidie telah mengucurkan dana Rp 350 juta dalam APBK Perubahan, namun belum mencukupi kebutuhan peralatan mesin.

"Dana yang tersedia hanya cukup pengadaan mesin printing, mesin sablon dan mesin pemotong.  jikapun ada tersisa anggaran akan melakukan pengadaan komputer untuk design, dan saat ini pengadaan peralatan mesin dalam proses pelelangan," kata Mardiani.

Komentar

Loading...