Unduh Aplikasi

Sering Padam, PLN Dilapor ke Ombudsman

Sering Padam, PLN Dilapor ke Ombudsman
Ilustrasi. Foto : Ift

BANDA ACEH - Saking kesalnya kepada PT Perusahaan Listrik Negara, Dicky Aisandi melaporkan perusahaan pemegang monopoli penyaluran listrik itu ke Ombudsman perwakilan Aceh. Warga Gampong Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, itu merasa perusahaan itu berlaku semena-mena. PLN, tambahnya, memperdaya masyarakat dan tidak menjaga kualitas layanan.

“Kami seperti dipermainkan. Tidak jarang keluar kata-kata makian karena tak tahan setiap hari, bahkan bertepatan dengan azan magrib hingga tengah malam, PLN memadamkan aliran listrik,” kata Dicky, Kamis pekan lalu.

Parahnya, hal ini juga kembali dirasakan Dicky dan ribuan warga kota lain saat pagi menjelang. Lagi-lagi, tanpa pemberitahuan, PLN memadamkan aliran listrik. Menurut dia, tindakan PLN ini jelas tidak mencerminkan manajemen perusahaan yang baik. 

Dicky bahkan berkomunikasi dengan sejumlah lembaga swadaya masyarakat di Aceh untuk melakukan gugatan class action. “Kita akan galang komunitas LSM se-Aceh untuk bersatu menggugat PLN,” kata Dicky. 

Menurutnya, gugatan Class Action bukanlah alat untuk mengertak PLN. Pada 2003, Dicky menggandeng Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Aceh dan forum LSM Aceh untuk menggugat PLN. Dicky menggugat PLN dan Pemerintah Provinsi Aceh (saat itu Provinsi Daerah Istimewa Aceh). Sempat digelar 14 kali persidangan sebelum akhirnya turun Keputusan Presiden tentang penetapan darurat militer di Aceh. Gugatan ini kandas. 

Dicky mengatakan masyarakat perlu menggugat PLN, dan pemerintah sekaligus, karena ketidak mampu mengelola listrik di Aceh. Para aktor–aktor yang selama ini mengelola listrik dianggap tidak mampu dan bertindak amatiran. Untuk itu perlu diganti.

Pengaduan kepada Ombudsman perwakilan Aceh juga pernah dilakukan oleh warga Banda Aceh, Budi Azahari. Budi menyampaikan pengaduan ke ombudsman atas buruknya pelayanan PLN yang memadamkan listrik tanpa pemberitahuan.

Kepala perwakilan Ombudsman RI wilayah Aceh, Taqwaddin membenarkan dirinya telah menerima pengaduan  warga Banda Aceh dan Aceh Besar tentang buruknya layanan PLN selama ini, bahkan pihak Ombudsman memanggil PLN Aceh untuk menjelaskan laporan warga. 

“Ombudsman perwakilan Aceh akan kembali memanggil pihak PLN untuk memita penjelasan kongkrit tentang terjadinya pemadaman listrik akhir–akhir ini, jika perlu kita minta konsekuensi dari janji PLN untuk normalisasi arus dalam waktu dekat ini. Apa konsekuensinya jika tetap terjadi pemadaman,” kata Taqwaddin.

Menurut Taqwaddin selain pengaduan masyarakat yang mengeluhkan buruknya pelayanan PLN banyak juga pengaduan serta diskusi upaya hukum yang mesti diambil kepada PLN datang dari komponen masyarakat dakwah, dunia pendidikan serta LSM itu dilakukan penting untuk  pembelajaran serta keseimbangan kepentingan antara PLN dan masyarakat, kata Taqwaddin.

AZHARI BAHRUL 

Komentar

Loading...