Unduh Aplikasi

Sering Kontak dengan WNA, KKP Periksa Kesehatan Pekerja Pelabuhan

Sering Kontak dengan WNA, KKP Periksa Kesehatan Pekerja Pelabuhan
Salah seorang pekerja PBM yang sedang menjalani pemeriksaan. Foto: AJNN/Darmansyah.

ACEH BARAT - Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Banda Aceh Wilayah Kerja Meulaboh, melakukan pemeriksaan terhadap puluhan pekerja perusahaan bongkar muat yang selama ini beraktivitas di Pelabuhan Meulaboh.

Para pekerja tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan lantaran selama ini sering kontak langsung dengan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang merupakan anak buah kapal (ABK) yang melakukan aktivitas angkut.

Salah seorang pekerja Perusahaan Bongkar Muat (PBM), Ibrahim Siregar, mengaku pemeriksaan kesehatan terhadap mereka dilakukan guna mengantisipasi adanya gangguan kesehatan yang mencurigakan.

"Kami diundang kemari dari KKP karena ingin diperiksa kesehatannya, lantaran selama ini kami juga sering melakukan kontak langsung dengan WNA," kata Ibrahim Siregar, Kamis, (5/3).

Ibrahim mengatakan dirinya tidak tahu secara spesifik pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap dirinya dan puluhan rekan kerjanya. Akan tetapi, kata dia, tidak tertutup kemungkinan mendeteksi gejala awal terhadap virus corona.

Dikatakan Ibrahim, selama bekerja di PBM bongkar muat, dia dan rekannya sering kontak langsung dengan WNA baik berbicara maupun bersalaman.

"Kalau saya sebenarnya di darat, tapi juga ada kontak langsung dengan WNA seperti salaman dan berbicara. Ada juga ini sebagian yang langsung di tengah laut. WNA menjadi ABK kapal ada dari Ukraina, ada juga China, dan India," ujarnya.

Kata dia, Pihak KKP setempat juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap WNA ABK kapal pengakut barang.

Sementara itu Kepala Seksi Pengendalian Resiko Lingkungan dan Lintas Wilayah, KKP Kelas III Banda Aceh Wilker Meulaboh, Yurnalis, mengatakan pemeriksaan kesehatan terhadap para pekerja PBM tersebut guna melihat apakah pekerja yang selama ini beraktivitas di wilayah pelabuhan Meulaboh menderita Tuberkolosis atau TBC atau tidak.

Menurut Yurnalis, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh pihaknya terhadap pekerja PBM itu tidak ada hubungannya dengan VICOD19 atau corona.

"Ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan corona, tapi ini kita lakukan untuk melihat apakah mereka menderita TBC atau tidak," ungkapnya.

Ia juga membantah jika para PBM yang menjalani pemeriksaan tersebut memiliki kontak langsung dengan para WNA, lantaran menurutnya mereka hanya bekerja di wilayah daratan bukan di laut lepas.

Dari amatan AJNN, para pekerja PBM tersebut menjalani beberapa tes, seperti pemeriksaan tekanan dara, cek darah hingga pemeriksaan suhu tubuh menggunakan infra red thermo meter.

Komentar

Loading...