Unduh Aplikasi

Seremoni Menangani Pandemi

Seremoni Menangani Pandemi
Ilustrasi: DW.

 BADAN Penanggulangan Bencana Banda Aceh mengeluarkan maklumat agar seluruh camat melarang,  --dalam bahasa yang lebih halus: menunda—potensi keramaian di daerah masing-masing. Seperti kenduri, pesta perkawinan atau acara-acara lain. 

Maklumat ini dikeluarkan menyusul status zona merah yang disematkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Banda Aceh. Dalam beberapa pekan terakhir, lonjakan angka penularan corona di Banda Aceh terus naik. 

Kondisi ini jelas menimbulkan dilema. Di satu sisi, pemerintah harus mengutamakan aspek kesehatan. Namun di sisi lain, pelarangan atau pembatasan akan sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat. 

Di saat yang sama, vaksinasi yang diharapkan menjadi titik balik belum sampai pada maksud tersebut. Bahkan saat ini, banyak masyarakat yang meragukan efektivitas vaksin yang disuntikkan karena, dalam beberapa kasus, orang yang telah divaksin malah tertular Covid-19. 

Seharusnya pemerintah, tidak hanya Pemerintah Kota Banda Aceh, harus kembali menempuh langkah seperti pada awal pandemi ini muncul. Yakni memasifkan penelusuran kasus dan pengetesan Covid-19. 

Sehingga didapat gambaran separah apa penyebaran Covid-19 ini di semua daerah. Karena, seperti di awal-awal pandemi, banyak kasus yang tidak terlacak dan penderita tanpa gejala yang tidak terdata sehingga mereka luput dari keharusan untuk melakukan isolasi mandiri. 

Tentu saja hal ini akan berdampak pada kesiapan pusat-pusat kesehatan dan ketersediaan tenaga medis untuk menangani hal ini. Setelah sekian lama, semua orang mulai bosan dan jenuh dan mulai mengabaikan keharusan-keharusan, sesuai dengan alasan ilmiah, dalam menangani Covid-19. Tak terkecuali para petugas medis. 

Jika memang pemerintah serius, mau tak mau, upaya pelacakan dan pengetesan massal harus dilakukan. Di saat yang sama, pemerintah daerah juga harus membuat program ketahanan ekonomi sehingga yang menjamin masyarakat mendapatkan penghasilan, untuk bertahan hidup, di tengah upaya menekan penyebaran virus ini. 

Merazia warung kopi itu hanya langkah kecil dan tidak akan efektif. Karena kerumunan saat ini tidak hanya terjadi di warung kopi. Namun karena pendekatan yang diambil adalah pencitraan, merazia warung kopi adalah cara paling mudah: datang, segel, foto, lapor ke atasan, selesai. Sisanya, urus saja sendiri.  

Komentar

Loading...