Unduh Aplikasi

Serda K, Prajurit Kodim Pidie Ditahan 14 Hari Buntut Postingan Istri di Medsos

Serda K, Prajurit Kodim Pidie Ditahan 14 Hari Buntut Postingan Istri di Medsos
Serda K, menjalani persidangan di Makodim 0102/Pidie karena istrinya memposting sindiran kepada pemerintah di medsos. Foto: Ist

PIDIE - Seorang prajurit TNI AD Serda K (36) yang berdinas di kesatuan Kodim 0102/Pidie Korem 11/LW Kodam Iskandar Muda dijatuhi hukuman disiplin berupa penahanan ringan selama 14 hari.

Sidang penjatuhan hukuman disiplin terhadap Serda K digelar di Makodim Pidie yang dipimpin Dandim Letkol Arm Wagino, Rabu pagi (20/5).

Dalam pertimbangan putusan disebutkan bahwa Serda K telah melakukan pelanggaran disiplin militer berupa perbuatan lalai mengingatkan istri dalam menggunakan media sosial yang menulis komentar provokatif terhadap pemerintah.

Yang bersangkutan telah melanggar Undang-undang RI Nomor 25 tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer (HDM), Peraturan Panglima TNI nomor 44 tahun 2015 tentang Peraturan Disiplin Militer, Kode Etik Militer (Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI).

Selain itu, Serda K juga dinyatakan tidak melaksanakan beberapa perintah yang telah dikeluarkan antara lain Surat Telegram Kasad Nomor ST/3029/2018 tanggal 1 November 2018 dan Surat Telegram Kasad Nomor ST/66/2020 tanggal 20 Januari 2020 tentang pelarangan anggota TNI baik jam dinas maupun di luar jam dinas untuk menghindari penyalahgunaan penggunaan medsos yang dilakukan oleh anggota beserta keluarganya.

Danrem 11/LW Kol Inf Purmanto mengatakan, Serda K dijatuhi hukuman disiplin militer oleh Komandan Kodim Pidie 0102 selaku atas yang berhak menghukum.

"Yang bersangkutan dijatuhi hukuman penahanan ringan 14 hari karena tidak mentaati perintah kedinasan yang sudah dikeluarkan berulang kali tentang larangan penyalahgunaan sosial media oleh prajurit TNI AD dan keluarganya," ujarnya.

Kol Inf Purmanto menuturkan sehari sebelumnya juga telah dilaksanakan sidang terhadap Serda K di Mabes AD, sidang tersebut dipimpin oleh Kasad dan dihadiri antara lain oleh Wakil Kepala Staf AD, Komandan Pusat Polisi Militer AD, Asisten Intelijen KASAD, Direktur Hukum AD, Kepala Pusat Sandi dan Siber AD, serta Kepala Dinas Penerangan AD yang memutuskan untuk menjatuhkan hukuman disiplin kepada Serda K.

Dalam sidang tersebut, mendorong proses hukum terhadap istri Serda K, berinisial AL selaku anggota Persatuan Istri TNI AD (Persit) atas dugaan pelanggaran terhadap Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi & Transaksi Elektronik.

"Saya mengimbau kepada seluruh personel militer dan keluarganya untuk dapat belajar dari kejadian ini, sehingga tidak terulang diwaktu mendatang. Personel TNI dan keluarganya harus bijak dalam menggunakan sosial media serta mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh dinas," imbau Danrem 11/LW Kol Inf Purmanto.

Ayo Qurban

Komentar

Loading...