Unduh Aplikasi

Serapan Rendah, Motivasi Lemah

Serapan Rendah, Motivasi Lemah
Ilustrasi: Digo Paul

PEMERINTAH Aceh harus lebih serius mendorong penyerapan anggaran tahun ini. Bank Indonesia menilai pertumbuhan ekonomi Aceh saat ini mengalami perlambatan. Padahal, anggaran daerah merupakan instrumen penting dalam menggerakkan ekonomi. Harusnya ini menjadi perhatian pemerintah.

Tak ada sumber uang yang bisa menggerakkan roda perekonomian Aceh selain kekuatan yang dimiliki oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh. Aceh bukan Medan, Sumatera Utara, atau daerah-daerah lain yang memiliki banyak industri besar sebagai penyokong.

Sayangnya, pentingnya nilai APBA tak sebanding dengan upaya aparaturnya untuk mengimplementasikannya. Motivasi aparatur dalam menjalankan tergolong lemah. Hal ini terbukti dengan serapan anggaran tahun ini yang belum mencapai angka 60 persen.

APBA juga memiliki banyak kekurangan, terutama dalam proses perencanaan. Sering kali anggaran disusun tanpa memperhatikan kepentingan jangka panjang. Pembuat kebijakan, perencanaan dan penganggaran seperti tak sejalan.

Di saat yang sama, anggaran Aceh juga masih jadi bancakan banyak pejabat. Baik yang bekerja di instansi-instansi di Pemerintah Aceh, di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dan di lembaga-lembaga vertikal.

Tarik menarikan kepentingan ini sangat menguras energi dan sering kali membuat anggaran disusun dan dilaksanakan tidak berdasarkan aturan dan kepentingan rakyat. Padahal, banyak potensi Aceh yang bisa dikembangkan jika anggaran yang ada benar-benar disusun sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan para pembuat kebijakan.

Tentu saja publik berharap agar ada terobosan untuk mengatasi hal ini. Baik dari pemimpin daerah, parlemen dan para pemimpin lembaga di Aceh. Kesulitan-kesulitan yang dikeluhkan masyarakat selama ini hendaknya menjadi perhatian. Karena pemerintahan itu dibentuk untuk membantu rakyat, bukan menyusahkan mereka.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...